Apel Pagi Pertama Sumarsono di Balai Kota Makassar

MAKASSAR - Penjabat Gubernur Sulsel, Sumarsono, menjadi Inspektur Upacara (Irup) di Lingkup Pemerintah Kota Makassar, pada apel pagi di Balai Kota Makassar, Senin (14/5). Apel dimulai tepat pukul 07.30 Wita tepat, dihadiri seluruh ASN Pemkot Makassar di Balaikota. Mereka yang terlambat tidak diizinkan masuk dan harus menunggu di luar pagar. Mereka baru masuk usai apel. 

Pada kesempatan apel pertamanya di Balai Kota, Sumarsono menekankan pentingnya netralitas ASN. Dia menyampaikan beberapa contoh, ASN yang diduga tidak netral.

"Gambar Penjabat Bupati Bone viral dimana-mana, saya ditegur oleh Mendagri. Ternyata gambar tersebut tahun lalu," kata Sumarsono. 

Dia mengimbau untuk tidak mengupload foto yang berbau politik dan hoax. 

Menurutnya, seorang ASN bisa memiliki pilihan politik ketika berada di dalam bilik TPS. Untuk kampanye paslon, ASN untuk tidak aktif termasuk mengkampanyekan, mengenakan baju kaos dan simbol-simbol dukungan lainnya. Dia pun memilih untuk tidak hadir langsung dalam setiap debat dari paslon peserta pilkada. Dirinya hanya memantau dari televisi untuk mengetahui esensi program tawaran paslon. 

"Setuju netral? Kalau setuju hormat, salam birokrasi," pintanya. 

Sumarsono juga menyampaikan, semua program pemerintahan harus jalan walaupun dibawah kendali Pelaksana Tugas Wali Kota, yang saat ini dijabat Syamsu Rizal. 

"Semua proyek harus berjalan sesuai yang dijadwalkan, pelayanan publik harus jalan, gaji harus jalan," ujarnya. 

Untuk itu, di hari kedua menjabat, Dia langsung bertemu Syamsu Rizal untuk koordinasi. Temasuk melantik pejabat untuk jabatan yang lowong. 

"Pemkot Makassar harus tampil prima, karena merupakan wajah dari Indonesia Timur," imbaunya. 

Pasar Sentral juga dibahasnya. Ini adalah persoalan utama yang harus  diselesaikan segera, apalagi menjelang Ramadan. Dimana para pedagang berjualan di jalan. Namun, Sumarsono menyerahkan penuh persoalan ini diselesaikan oleh Pemkot Makassar terlebih dahulu. 

"Dimensinya adalah, memberikan manfaat terutama pedagang, di sisi lain tidak merugikan developer dan terakhir menguntungkan masyarakat," sebutnya. 

Dia juga menyampaikan agar seluruh ASN mengikuti arahan dan perintah Plt Wali Kota Makassar Samsu Rizal agar pemerintahan berjalan dengan baik dan lancar. 

Selanjutnya, Sumarsono bersilaturahim bersama ASN dan diskusi soal Makassar di Ruang Kerja Wali Kota. (*)