BBPJN Laporkan Penanganan Jalan Nasional Sulsel ke Gubernur

MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan menerima kunjungan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XIII Makassar Miftahul Munir di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (10/10). Miftahul menyampaikan terkait penanganan jalan nasional di Sulsel.

Ia menjelaskan, panjang jalan nasional di Sulsel dengan total 1.745,92 Km. Berdasarkan jenis pengerasan, aspal 1.593,4 Km dan Rigid 152,5 Km.

"Kami melaporkan tugas-tugas kita di Balai Jalan, ada 1745,92 Km jalan nasional di Sulsel, sama tugas kita apa dan fokus menyelesaikan apa," kata Miftahul.

Ia menjelaskan, kondisi jalan dan juga rencana pembangunan jalan ke depan. Diantaranya, kondisi jalan nasional Sulawesi Selatan semester dua tahun 2017, dalam kondisi mantap yang merupakan jalan baik dan sedang 1.588,72 Km (91 persen), tidak mantap yang merupakan jalan dengan kondisi rusak ringan dan rusak berat 157,20 Km (9 persen).

Alokasi penanganan tahun 2018 dengan anggaran Rp1.054.759.973 dengan pembagian preservasi jalan  51,17 persen, pembangunan 26,33 persen, jembatan 7,56 persen dan non-fisik 14,94 persen. 

Untuk program strategis di Sulawesi Selatan untuk paket MYC daerah Mamminasata seperti Pembangunan Underpass Simpang Mandai telah rampung 100 persen dengan anggaran Rp169,63 miliar. Pembangunan Jalan dan Jembatan Middle Ring Road dengan progres fisik 87,41 persen dengan nilai kontrak Rp174,78 miliar. Pembangunan Bypass Mamminasata dengan progres fisik 64,38 persen dengan nilai kontrak Rp245,86 miliar.

"Dan proyek berikutnya Middel Ring Road dari Antang ke Alauddin, Syekh Yusuf, cuma dari kontrak 3 Km, baru 1,2 Km. Inshaallah tahun ini bisa kita selesaikan, yang sisanya Batua dan Borong belum bisa kita lanjut karena terkendala lahan," sebutnya.

Untuk usulan jembatan gantung 2019, seperti di Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bone, Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara. (*)