Disambut Antusias di Barru, SYL Teteskan Air Mata

BARRU -- Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) terharu dan berlinang air mata saat menghadiri HUT ke-58 Kabupaten Barru yang dipusatkan di Lapangan Colliq Pujie, Alun-alun Kota Baru, Selasa (20/2).

SYL mengakui bahwa HUT kali ini adalah salah satu HUT paling emosional baginya. Ia terharu dengan sambutan luar biasa warga dan pemerintah kabupaten Barru. 

"Bulan ini saya menghadiri tujuh HUT kabupaten-kota saya berusaha tidak menangis, tetapi hari ini saya menangis, sumpah," kata Syahrul YL membuka sambutan dengan suara serak.

Betapa tidak, sebelumnya sambutan ribuan warga Barru yang tumpah di lapangan Colliq Pujie dan beberapa persembahan lain yang sangat menyentuh dirinya seperti tarian Peddunnuang yang terinspirasi dari hasil karya lagu Janciku gubahan SYL. 

Sambutan Bupati Barru Suardi Saleh juga membuat SYL terharu terlebih saat Suardi Saleh membacakan puisi.

Dalam kesempatan ini, SYL juga menyampaikan peranan Barru yang sangat besar sejak dulu, termasuk warisan sejarah dari Barru, yaitu lahirnya penulis teks Lagaligo yang telah menjadi warisan dunia dan naskah literatur terpanjang dunia. 

"Saya ingin mengatakan ada filosofi hebat yang mengenergi kita, itu yang mengalihkan perhatian dunia ke Sulsel dan itu ada di Barru, atas tulisan putri Colliq Pujie, membuktikan orang Barru mengangkat gengsi dan harga diri kita," sebutnya. 

Terakhir SYL menyampaikan terima kasih, pada masyarakat Barru yang telah membantu Sulsel maju. 

"Saya yakin Indonesia makin bagus dan kepakannya ada di Sulsel, dan itu ada di Kabupaten Barru, mohon maaf jika ada yang berlebihan, maaf merepotkan kita semua, maaf jika ada yang kurang. Maaf anak-anak ku, adek-adek ku, saya betul-betul hanya ingin menegakkan sesuatu yang baik," ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Barru Suardi Saleh, memberikan secara khusus penghargaan berupa keris pusaka pada gubernur dua periode ini. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian selama 10 tahun. 

Hadirnya pembangunan kereta api trans Sulawesi yang dimulai dari Barru adalah sebuah peradaban baru yang dihadirkan oleh SYL di Barru. 

"Beliau selalu ingin menjadikan Barru sebagai daerah terkemuka. Apa yang beliau sudah mimpikan, menghadirkan kereta api, sudah berjalan dan jadi kenyataan dan masyarakat juga sudah menikmati," kata Suardi.

Di HUT ini, Gubernur SYL memberikan sumbangan sebanyak Rp2 miliar untuk pembangunan di Kabupaten Barru.(*)