Hari Pertama Mudik Bareng BUMN, Soni Sumarsono Lepas 560 peserta

MAKASSAR -- Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono melepas para peserta mudik "Mudik Bareng BUMN" di Phinisi Point (PIPO) Jalan Metro Tanjung Bunga, Senin (11/6) pagi. 

Kegiatan mudik bersama yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Negara merupakan bentuk sinergi dan komitmen BUMN untuk masyarakat. Sambutan masyarakat sangat tinggi, mudik bareng ini merupakan tahun ke-4 pelaksanaan. Kegiatan ini serentak dilaksanakan di Indonesia dengan tujuan 177 kota. 

Bersama Sumarsono, Kepala Jasa Raharja Sulsel Jahja Joel Lami dan Kapolda Sulsel Irjen Pol. Umar Septono melepas menggunakan bendera pada pukul 09.00 WITA dengan tujuan 6 jalur dengan 5 kota kabupaten dengan jumlah sebanyak 560 peserta 

Jalurnya, diataranya, Makassar - Palopo (via Siwa) 146 penumpang, Makassar - Tana Toraja (Pinrang) 128 penumpang, Makassar - Mamuju (Polman) 57 penumpang, Makassar - Watampone (Bulukumba) 67 penumpang, Makassar - Watampone (Soppeng) 27 penumpang dan Makassar Masamba (Palopo) 135 penumpang.

"Saya dan Pak Kapolda melepas, besok 500 penumpang kapal Laut, total bus sekarang yang berangkat itu 18, tahun depan udara Insya Allah," kata Soni Sumarsono. 

Sumarsono menyebutkan program ini merupakan sebuah program yang mendukung bukan saja kemudahan buat pemudik tetapi secara nasional juga merestribusi kapital (modal) dari kota ke pedesaan.

"Maka setelah lebaran, banyak uang dinvestasikan di desa-desa, saya kira ini juga secara nasional menjadi menguntungkan," sebutnya. 

Program ini memudahkan pemudik, BUMN juga diberikan pengakuan publik bahwa inilah perusahaan ramah sosial dengan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).  

"Ini bentuk pengabdian, pemudik dimudahkan paling tidak, THRnya kalau ada gaji terakhir masih ada kantong utuh sampai di rumah baru mereka belanjakan," ucapnya. 

Para pemudik juga diberikan fasilitas berupa kaos, topi, goodie bag, obat-obatan dan asuransi.

Sementara itu, seperti tahun sebelumnya, pada Ramadan dan jelang Idul Fitri tahun ini, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kembali menggelar Mudik Gratis dan tahun ini adalah tahun ketiga pelaksanaannya.

General Manager PT Pelindo IV Cabang Makassar, Aris Tunru mengatakan kegiatan Mudik Gratis ini sebagai wujud kepedulian Perseroan kepada saudara kita yang menumpang kapal laut dan akan melanjutkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing melalui jalur darat. 

“Untuk meringankan beban mereka (penumpang kapal laut), Pelindo IV menyediakan angkutan untuk Mudik Gratis melalui jalur darat,” kata Aris. 

Tidak hanya diperuntukkan bagi penumpang kapal laut yang turun di pelabuhan, namun Mudik Gratis yang merupakan program Kementerian BUMN dan akan dilaksanakan serentak oleh 39 BUMN se-Indonesia ini juga untuk masyarakat kurang mampu yang ingin pulang ke kampung halaman masing-masing.  

Secara total menurutnya, Kementerian BUMN menargetkan 200.000 orang peserta mudik pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. 

Sementara Pelindo IV yang menargetkan 1.500 peserta mudik, akan menggelar Mudik Gratis di delapan cabang, yaitu Makassar, Balikpapan, Samarinda, Ambon, Sorong, Kendari, Parepare dan Tarakan.

Untuk pemudik yang turun di Pelabuhan Makassar, rute Mudik Gratis yang disediakan yaitu, Makassar – Bulukumba (atau kabupaten yang dilalui seperti Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng). Serta Makassar – Parepare (atau kabupaten yang dilalui seperti Maros, Pangkep, Barru).

Program yang telah dilaksanakan sejak tanggal 8 Juni atau memasuki hari keempat ini telah menjaring sebanyak 96 orang ke Bulukumba, 56 orang ke Parepare maupun kabupaten yang dilalui kedua rute tersebut. Penumpang kapal yang terjaring program ini antara lain berasal dari KM Wilis, KM Tilongkabila, dan KM Bukit Siguntang.

Malam ini (11/6) KM Tidar akan tiba pada pukul 23.00 wita dan diperkirakan akan banyak penumpang yqng memanfaatkan layanan mudik gratis ini.

Selanjutnya (12/6) ada KM Sinabung yang masuk pada pukul 03.00 wita dan KM Dorolonda pukul 04.00 wita. Tim Pelindo IV Cabang Makassar siaga selama 24 jam untuk melaksanakan mudik gratis ini. 

Selain menjalankan tugas untuk mewujudkan kepedulian Perseroan, tim senantiasa menginformasikan kepada masyarakat umum yang membutuhkan untuk memanfaatkan bus gratis untuk pulang ke kampung halaman.

Bahkan, tim ikut berlayar bersama penumpang untuk mendata penumpang di atas kapal, agar mereka benar-benar dapat memanfaatkan layanan yang khusus dilaksanakan menjelang hari raya, baik lebaran maupun natal dan tahun baru.

“Kami berharap, masyarakat yang mengetahui program Mudik Gratis ini bisa ikut membantu menyebarluaskan informasi kepada para penumpang kapal laut yang akan turun di Pelabuhan Makassar, maupun masyarakat kurang mampu agar dapat memanfaatkan layanan gratis ini,” ujar Aris.

Program mudik gratis di Pelabuhan Makassar ini rencananya akan berlangsung hingga tanggal 14 Juni 2018.(*)