iHumas, Wadah Bangun Komunikasi

MAKASSAR -- Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel Andi Herry Iskandar membuka Workshop Kehumasan yang digelar di Hotel Grand Imawan, Jumat (19/5).

Workshop itu dihadiri humas organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel dan Humas pemerintah kabupaten/kota, digelar selama dua hari,19-20 Mei. 

Andi Herry pada pertemuan itu menegaskan, era digital menjadi tantangan tersendiri saat ini. Humas harus bergerak lebih cepat menjawab itu. Suka atau tidak suka, menjadi suatu keharusan untuk menyesuaikan kondisi dan mengikuti arus informasi yang mengandalkan teknologi informasi. 

Mantan pelaksana tugas (Plt) Bupati Maros itu mengatakan, berdasarkan survey, dari 132,7 juta penduduk Indonesia, lebih dari setengahnya sudah menggunakan internet.

"Humas harus manfaatkan internet untuk membangun pencitraan, informasi dan menyosialisasikan program-program pemerintah, " ungkapnya.
 
Dia melanjutkan, untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh kabupaten/kota, perlu dibentuk wadah seperti Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) yang pernah ada.

"Namun sayang soal Bakohumas itu, sekarang mati segan dan hidup ogah," ungkapnya. Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Devy Khadaffi menjelaskan workshop ini diharapkan bisa meningkatkan kompetensi tenaga kehumasan agar profesional. 

"Sasarannya adalah pemerintah daerah mengerti  dan mampu menerapkan kerja kehumasan pemerintahan secara baik dan profesional. Mampu menjaga hubungan dengan media," jelas lelaki yang akrab disapa Devo itu.

Menjawab tantangan Asisten I Herry Iskandar agar ada wadah yang merangkul seluruh Humas di Sulsel, Devo mengatakan hal sudah menjadi bagian dari workshop. Karena di akhir kegiatan akan dibentuk forum dinamakan IHumas (inovasi, Humanis, dan Profesional).

"Forum itu diharapkan menjadi wadah silaturahmi bagi para pejabat kehumasan dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulsel," ungkap Devo.

Workshop kehumasan tersebut menghadirkan pemateri, baik berskala nasional maupun lokal yang akan mentransfer ilmu mulai Praktik Kehumasan, Digital PR, hingga Hubungan Media.(*)