Kronologis Heli Gubernur Mendarat Darurat

Makassar -- Pendaratan Darurat dilakukan Helikopter jenis Dauvhin EC 155B1 yang ditumpangi rombongan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yang sedianya dijadwalkan mengunjungi Bendungan Paseloreng Kabupaten Wajo, pagi tadi. Heli tersebut mendarat darurat di Stadion Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki Kota Pare Pare sekitar pukul 10:00 WITA, Rabu (19/04/2017).  
Adapun kronologis kejadian berdasarkan informasi yang diterima, Pilot Heli mengalami sesak nafas akut, "Gubernur langsung mengambil insiatif dan keputusan mendarat darurat di Kota Pare-Pare, dan meminta kepada TNI Angkatan udara untuk meminjamkan heli dan bersama TNI AU melanjutkan perjalanan ke Wajo dan jeneponto," Jelas Plt. Kepala Biro Humas dan Protokol Devo Khaddafi. 
Terkait kabar yang menyebutkan bahwa Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo terkena serangan jantung ditepis oleh Devo, "Bukan Gubernur yang terkena serangan, itu hoax tetapi pilot heli yang terkena masalah pernafasan akut. Pak Syahrul dalam kondisi baik." Tambah Devo.
Syahrul sendiri setelah meninjau bendungan Passolereng di Wajo dengan menggunakan heli pengganti dari TNI AU juga meninjau Bendungan Karalloe di Kabupaten Jeneponto. Sementara itu,hingga berita ini diturunkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono  telah kembali ke Jakarta dan Syahrul telah tiba di kediaman dengan selamat.