Pemprov Bantah Wisma Sulsel Jadi Tempat Pertemuan

MAKASSAR -- Beredar informasi, khususnya di media sosial (medsos), terkait undangan khusus dan mendesak  untuk membahas persoalan pencemaran nama baik Wakil Presiden Jusuf Kalla. 
Berdasarkan undangan itu, pertemuan akan digelar Rabu, (17/5) sore ini pukul 15.00 WIB di Wisma Perwakilan Sulsel, Jakarta.
Seperti yang tertera pada undangan, isinya meminta masyarakat Sulsel yang bermukim di Jabodetabek berkumpul disana untuk membicarakan persoalan pencemaran dan penghinaan terhadap nama baik Jusuf Kalla oleh Adian Napitupulu dan sejumlah Ahokers. Dalam undangan tersebut, surat ditembuskan ke Gubernur Sulsel dan Walikota Makassar.
Informasi itu langsung direspon cepat oleh Pemprov Sulsel. Melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel,  Devy Khadaffi, informasi itu dibantah.
Menurut lelaki yang akrab disapa Devo itu, hingga saat ini, belum ada penyampaian resmi ke Kepala Perwakilan Pemprov Sulsel di Jakarta mengenai pertemuan tersebut. 
"Sejauh ini belum ada penyampaian resmi ke Kepala Perwakilan Pemprov Sulsel di Jakarta bahwa akan ada pertemuan membahas soal pencemaran nama baik Pak JK di Wisma Perwakilan Sulsel, " tegasnya. 
Devo menambahkan, saat ini pihak Pemprov Sulsel masih berkoordinasi ke pihak yang berwajib untuk menelusuri dari mana datangnya informasi tersebut.
(*)
Devo Khaddafi Ka Biro Humas Pemprov Sulsel