Press release humas sulsel

Makassar -- Pendaratan Darurat yang dilakukan Helikopter jenis Dauvhin EC 155B1 yang ditumpangi rombongan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sulawesi Selatan yang sedianya dijadwalkan mengunjungi tadi pagi di Bendungan Paseloreng Kabupaten Wajo, heli tersebut mendarat darurat di Kota Pare-Pare sekitar pukul 10:00 WITA, Rabu (19/04).

Adapun kronologis kejadian berdasarkan informasi yang diterima  mengatakan, Pilot Heli mengalami sesak nafas akut, "Gubernur langsung mengambil insiatif dan keputusan mendarat darurat di Kota Pare-Pare, dan meminta kepada TNI Angkatan udara untuk meminjamkan heli dan bersama TNI AU melanjutkan perjalanan ke Wajo dan gowa," 

Helikopter mendarat di Stadion Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki Kota Pare Pare. 

Terkait kabar yang menyebutkan bahwa Gubernur Sulsel Syahrul terkena serangan jantung ditepis oleh Devo, "Bukan Gubernur yang terkena serangan, itu hoax tetapi pilot heli yang terkena masalah pernafasan akut. Pak Syahrul dalam kondisi baik." Tambah Devo.

Syahrul sendiri setelah meninjau bendungan Passolereng di Wajo dengan menggunakan heli pengganti dari TNI AU juga meninjau Bendungan Karalloe di Kabupaten gowa, hingga berita ini diturunkan Basuki telah kembali ke Jakarta dan Syahrul telah sampai di kediaman dengan selamat.