SYL : Kita Akan Capai Target di Bidang Peternakan

Sulawesi Selatan menjadi provinsi di Indonesia yang cukup besar peranannya dalam memenuhi kebutuhan pangan hewani. Tercatat, saat ini Sulsel telah menjadi penyuplai sapi bibit dan sapi potong terbesar pada 14 provinsi di Indonesia, khususnya di Kawasan Timur Indonesia.

Tahun ini,  Sulsel menargetkan 200 ribu ekor sapi inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik serta dengan melalui upaya khusus (UPSUS) Sapi Induk Wajib Bunting (SIWAB).

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yakin target ini dapat dicapai. Dalam Rakor Pembangunan Peternakan 2017 yang berlangsung di hotel kenari Makassar 9 Maret 2017 hari ini,  Syahrul menekankan Upsus Siwab harus menjadi terobosan yg menjawab kebutuhan daging nasional.

Olehnya itu,  Syahrul mengingatkan seluruh kepala dinas peternakan se sulsel yang hadir agar memaksimalkan koordinasi dan kebijakan program Upsus Siwab di tingkat Kabupaten Kota. Target program ini optimis tercapai apalagi dengan strategi 3M+1B (3 kali lebih maju, mandiri dan modern dalam satu kebersamaan) yang menjadi pegangan seluruh pejabat di Sulsel. Dan Syahrul pun menegaskan Upsus Siwab akan diback up penuh Pemprov Sulsel dan akan dibuatkan desk khusus untuk memaksimalkan program tersebut. 

Rapat Koordinasi Pembangunan Peternakan 2017 ini dihadiri langsung Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Drh. I Ketut Diarmita MP dan seluruh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan se Sulsel.