Toutoto: Nilai Kebangsaan Tingkatkan Kualitas Kehidupan Bermasyarakat

MAKASSAR -- Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sulawesi-Selatan (Sulsel) Tautoto Tana Ranggina hadir pada acara Penutupan Pelatihan untuk Pelatih/Training of Trainers (TOT) Nilai - Nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI di Hotel Clarion Makassar, Jum'at (13/4) pagi. 

Pelatihan ini bagi dosen, guru dan Widyaiswara (PNS) di lingkup Provinsi Sulsel. Diikuti oleh 100 orang peserta. Kegiatan ini dilaksanakan selama sepuluh hari. 

Tautoto menyampaikan, kegiatan ini memperkuat nilai-nilai dasar kebangsaan guna meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

"Terlebih lagi melihat ketekunan dan kesungguhan yang telah ditunjukkan mengikuti kegiatan ini. Saya semakin percaya, peserta semakin memahami tentang apa, mengapa dan bagaimana nilai-nilai kebangsaan ini dapat diimplemetasikan," kata Tautoto. 

Tautoto berharap nilai-nilai ini dapat diimplemtasikan di masyarakat. Kegiatan ini juga untuk memperkuat empat Konsensus Dasar Kebangsaan dan merupakan bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia. 

Empat konsensus tersebut dalam empat pilar,  yaitu, wawasan kebangsaan, berkarakter, etika moral budaya dan rasa kebangsaan.

"Terlebih lagi saat ini pengaruh globalisasi yang sedang melanda dunia begitu kuat," sebutnya. 

Tautoto juga menyampaiakan, setelah pelatihan para peserta dapat aktif menyosilisasikan nilai kebangsaan  dilungkungan masing-masing. Kreatif dalam mengembangkan ide-ide dan kegiatan dalam rangka implemtasi nilai-nilai yang terkandung dlaam empat konsensus dasar kebangsaan. Masukan dari para peserta akan menjadi dasar pertimbangan untuk menentukan kebijakan pembinaan. 

Selanjutnya, tahun 2018 adalah tahun politik, dimana di Sulsel akan dilaksanakan pesta demokrasi, pemilihan kepala daerah pada 11 kabupaten/kota dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Tautoto meminta untuk menjaga netralitas. 

"Oleh karena itu kepada para yang berstatus ASN saya berharap agar menunjukkan netralitas dukungan terhadap calon," harapnya. 

Sementara itu, Laksma Dedy Yulianto Deputi Bidang Pemanatapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhanas RI yang mewakili Gubernur Lemhanas, menyampaikan, kegiatan ini dapat memotivasi peserta dalam menjalankan tugas dan peran masing-masing. 

"Kami berharap materi-materi yang telah diterima selama mengikuti kegiatan training of trainers berupa nilai-nilai kebangsaan mampu memotivasi peserta untuk menjalani peran dan tugas masing-masing dengan senantiasa menjunjung tinggi empat konsensus dasar bangsa dengan kapasitas dan kapabilitas Bapak dan Ibu sebagai dosen, guru dan Widyaiswara," ujarnya.

Serta berbekal wawasan kebangsaan yang kuat diharapkan berbagai perbedaan dan permasalahan yang dihadapi dapat diatasi dengan pola pikir, pola sikap dan pola tindak yang komprehensif integral dan holistik dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di samping itu dapat menjadi panutan dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan.(*)