Tri Rachayu: Program PKK Memperhatikan Potensi dan Kearifan Lokal

PALOPO -- Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan (Sulsel) Raden Roro Tri Rachayu melantik Andi Tenri Anna sebagai Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo dan Pj Ketua Dekranasda Kota Palopo di Gedung saokotae Rumah Jabatan Wali Kota Palopo, Senin (9/7).

Tri Rachayu dalam sambutannya mengatakan selamat atas terpilihnya Andi Tenri. Istri Wali Kota dan Kabupaten menjabat sebagai ketua tim PKK di Kabupaten-Kota. Dan terima kasih atas pengabdian Utia Sari selama ini 

Pelaksanaan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo ini, dilaksanakan sebagai amanah dari Permendagri No. 1 Tahun 2013, Tentang Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga yang mengatur bahwa Istri Bupati/Walikota adalah Ketua Tim Penggerak PKK di Kabupaten/Kota.

Namun sebagai suatu lembaga yang diatur secara berjenjang mulai dari Tim Penggerak PKK Pusat sampai ke tingkat PKK Desa Kelurahan, maka kegiatan ini tidak terlepas dan tetap mengacu serta berpedoman pada Hasil Rakernas PKK yang telah dirumuskan dan disepakati oleh Tim Penggerak PKK Provinsi se Indonesia setiap 5 (lima) tahun.

"Saya berharap kegiatan PKK di Kota Palopo programnya dapat dilanjutkan sesuai dengan yang telah direncanakan," kata Tri Rachayu. 

Upaya tersebut tentu saja PKK tidak dapat berjalan sendiri, tetapi harus bersinergi bersama-sama dengan Pemerintah maupun Pemerintah Daerah.

Dalam kaitannya dengan tugas-tugas atau kegiatan PKK, Tri menggaris bawahi bahwa kedepan PKK harus lebih mampu menciptakan bidang kegiatannya sendiri melalui 10 Program Pokok PKK.

"Tentunya dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga," harapnya. 

Sementara, Penjabat Wali Kota Palopo, Andi Arwien Azis mengucapkan penghargaan yang setinggi-tinggnya kepada Ketua TP PKK Sulsel yang telah hadir langsung.

Ia berharap PKK Kota Palopo dapat melaksanakan kegiatan yang berkontribusi pada masyarakat dan mampu meningkatkan silaturahmi sesama pengurus dan anggota.

"Mari jadikan sebagai ajang silaturahmi, jangan sebagai ajang bergosip dan gibah, tetapi program yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.(*)