Wagus Hidayat Dulu Sopir Tembak Kini Miliki Pesawat

MAKASSAR -- Pada Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke-17 yang dilaksanakan tahun ini terdapat agenda acara success story dimana peserta memaparkan kisah suksesnya di perantauan. 

Namun, berbicara tentang merantau tidak hanya melulu kisah manis keberhasilan, kegagalan juga diceritakan oleh peserta yang hadir di Hotel Four Point by Sheraton. 

Salah satu sosok menarik adalah kisah hidup yang diceritakan oleh Wagus Hidayat yang saat ini menjabat Direktur Utama PT Semuwa Dirgantara.

Wagus memiliki lima pesawat yang beroperasi di pedalaman Papua di Puncak Jaya serta rute beberapa kabupaten, perusahaanya berafiliasi dengan PT Trigana Air.

Siapa sangka sebelumnya selama sepuluh tahun bekerja sebagai tenaga serabutan. 

"Sebelum ke Papua, dari tahun 1993 hingga 2003 di Rappang (Sidrap) saya bekerja serabutan. Mulai dari jualan bensin sampai sopir tembak," tuturnya. 

Dia memulai dari bawah hanya dengan modal kepercayaan yang diberikan. Jiwa petarung dimilikinya. 

"Seperti slogan masyarakat Sulsel yang disampaikan Pak Gubernur, Pak Syahrul bahwa jiwa pemenang harus ada, tetapi menurut saya jiwa petarung juga harus. Karena kita tidak selalu menang," kata pria yang punya prinsip kegiatan bisnis harus ada nilai sosial didalamnya. 

Dia juga bercerita bahwa modal kepercayaan yang dimilikinya sehingga mampu meyakinkan PT Trigana Air untuk memberikan pesawat dengan cara dicicil. 

Pria yang sempat drop out di kelas dua SMA ini menitip pesan untuk pemuda bahwa dia berkeyakinan jika ingin merubah bangsa ini melalui dua cara melalui politik dan ekonomi. 

"Ada dua cara yaitu masuk di dunia politik dan ekonomi, tetapi jangan ki mappolitiki orang," tutupnya sambil tersenyum. (*)