Suara Tercekat, Wagub Nangis Pimpin Upacara

Makassar - Suasana haru mewarnai upacara bendera yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (12/2). Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang yang bertindak selaku pembina upacara, tak kuasa menahan haru. 

Setelah mengucapkan salam Agus sempat terhenti beberapa menit tak sanggup melanjutkan sambutannya. Dengan suara bergetar Agus menyapa seluruh peserta upacara yang terdiri dari pejabat dan staf lingkup kantor Gubernur. Keharuan Agus ini bukan tanpa alasan, pasalnya upacara kali ini adalah upacara yang terakhir dalam kepemimpinannya selama sepuluh tahun mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. Hari ini sekaligus menjadi hari terakhir berkantor bagi Agus usai mengajukan cuti terkait keikutsertaannya dalam Pilgub Sulsel tahun ini.

Sebenarnya jika menurut jadwal, masa kepemimpinan pasangan Sayang (Syahrul - Agus) baru akan berakhir pada bulan April 2018. Namun sesuai aturan, terkait pencalonannya dalam Pilgub, Agus pun harus mundur dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur Sulsel. 

Dalam suasana haru ini, Agus juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara yang selama ini telah membantunya mewujudkan Sulawesi Selatan yang semakin maju. 

"Apel ini terasa spesial bagi saya. Saya ingin menyampaikan terima kasih. Sulsel ini jadi hebat itu karena anda semua. Kita sama-sama telah membantu Pak Syahrul menjadi Gubernur yang telah membawa Sulsel menjadi terhormat di Indonesia, Sulsel jadi terkemuka karena kita semua anda di bawah tidak ada yang mengetahui bagaimna anda bekerja, saya paham itu, anda semua telah bekerja di luar batas seorang pegawai Negeri" Ujar Agus dengan suara tercekat. 

Selama kurang lebih 20 menit sambutan, Wagub berkali-kali berhenti sambil menahan haru. Sejumlah pejabat eselon dan ASN yang mengikuti upacara pun tampak ikut meneteskan air mata. Di akhir sambutan, Agus Meminta maaf jika selama menjabat sebagai Wakil Gubernur pernah melakukan kesalahan ataupun belum menunaikan amanah secara maksimal. (*)