Sumarsono Lakukan Sidak di RS Labuang Baji

MAKASSAR - Penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji, Makassar, Jum'at (11/5). Dia ingin memastikan segala bentuk pelayanan kesehatan di sana lancar dan fasilitas yang diterima pasien baik.

Pada sidak ini, Sumarsono berinteraksi langsung dengan bagian pelayanan dan dengan pasien. Bahkan juga langsung memeriksakan kesehatan. 

Pada sidak kali ini, dia mengapresiasi usaha pelayanan yang diberikan, bahkan melakukan evaluasi. Terutama untuk pelayanan di bagian pendaftaran yang menurutnya masih bisa lebih cepat lagi, dengan cara menerapkan sistem pendaftaran dengan digital dari sistem manual. 

Rumah sakit yang dalam proses pembangunan secara bertahap ini, untuk tahap pertama tahun 2017 lalu menghabiskan anggaran Rp 43 miliar. Bahwa rumah sakit ini diimpikan sebagai rumah sakit yang terbaik dan menjadi kebanggaan daerah Sulsel.

"Perlengkapannya saat ini cukup memadai, ada beberapa saja yang perlu dimodernisasi dan itu akan dilakukan bersamaan dengan bangunan, peralatan juga akan dimodernisasi sehingga di era saat ini, rumah sakit umum ini harus bisa melakukan kompetisi dengan swasta, kita ingin tampil dan tidak kalah dengan swasta," kata Sumarsono. 

Menurutnya, hal tersebut hanya dimungkinkan kalau sarana dan prasarananya bagus, kemudian tenaga SDMnya berkecukupan dari segi kualitas. Dia mengambil contoh daerah lain, yang RSUDnya tidak kalah dengan rumah sakit swasta, seperti RS Cipto Mangun Kusumo Jakarta dan RS Sarjito DI Yogyakarta. 

Hal lain yang menjadi evaluasi Sumarsono adalah fasilitas penunjang lain di bagian gigi dan mulut, fasilitas alat untuk implan (tanam) gigi belum ada. 

"Nanti harusnya pada saat gedung dibangun harus sudah dilengkapi, jadi gitu, tampil berbeda dengan bangunan baru, performance baru," harapnya. 

Dia menambahkan, kehadirannya untuk memberikan dukungan bahwa pembenahan atau renovasi berjalan terus. Selanjutnya, Dia ingin melihat sistem mulai dari pendaftaran sampai dengan pemeriksaan. 

"Tetapi menurut saya di tingkat pendaftaran masih lama, harus ada sistem lebih cepat dari itu. Sebenarnya kalau eletronik itu sudah berbasis eletronik, sudah tidak perlu dibaca, ada track langsung, scan contoh," jelasnya. 

Sebelumnya,  mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL), meresmikan gedung baru RSUD Labuang Baji yang terletak di Jalan Andi Djemma, 12 Maret 2018 lalu. Pembangunan dan renovasi gedung RSUD ini untuk perawatan umum, perawatan VVIP, gedung perawatan ibu dan anak, gedung pelayanan klinik dan perkantoran. (*)