SYL Tinjau PLTB Terbesar Indonesia di Sidrap
Kapasitas 75 Megawatt dengan 30 Kincir Angin.

By Humas Sulsel 13 Sep 2017, 19:18:51 WIB Gubernur
SYL Tinjau PLTB Terbesar Indonesia di Sidrap

SIDRAP -- Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan peninjauan di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) atau angin di Kampung Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Rabu (13/9).

PLTB itu merupakan pembangkit listrik tenaga angin terbesar pertama di Indonesia. Total kapasitas sebesar listrik yang bisa dihasilkan sebesar 75 megawatt dari 30 kincir angin yang akan dibangun. Artinya, setiap kincir mampu menghasilkan 2,5 megawatt tenaga listrik. 

SYL menggunakan helikopter PUMA dari Makassar ke lokasi, didampingi General Manager PT PLN (Persero) Sulselrabar Bob Saril dan Direktur Bisnis Syamsul Huda. Hadir pula Kepala Dinas ESDM Sulsel Gunawan Palaguna, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel, Andi Darmawan Bintang, Kepala Dinas Perindustrian Ahmadi Akil, dan Kepala Biro Humas dan Protokol Devy Khaddafi. 

"Ini proyek yang sangat luar biasa. Yang pertama hadir di Indonesia. Mampu menciptakan peradaban baru bagi Sulsel. Proyek seperti ini sangat fenomenal karena belum pernah ada di Indonesia," sebutnya. 

Gubernur dua periode ini juga mengatakan banyak kelebihan dari listrik tenaga angin ini. Seperti, semakin lama biaya perawatannya lebih murah, sehingga nanti masyarakat dapat membeli listrik dengan harga yang lebih murah. 

Energi listrik dari sumber terbarukan seperti angin, sudah lama digunakan oleh negara-negara maju di dunia, untuk itu Sulsel akan mengadopsi penggunaan listrik tenaga bayu. 

"Pantasan saja negara-negara maju seperti Korea dan Jepang menggunakan ini. Di Indonesia, kita Sulsel yang pertama, ini provinsi lain juga akan mencontoh kita," ujarnya. 

Proyek ini merupakan investasi dari pihak swasta PT UPC Renewables Indonesia. Selain menggunakan teknologi dari Amerika Serikat, beberapa kompenen alat buatan anak bangsa. Pekerja proyek juga menggunakan pekerja lokal.

Buat SYL, hadirnya investasi dari pihak swasta tidak jadi masalah asalkan bisa memenuhi kebutuhan rakyat Sulsel. 

"Yang penting menghasilkan energi listrik. Sementara PLN kan milik bangsa. Dari sini PLN bisa mendapatkan listrik murah. Listrik untuk rakyat, jadi kita tidak kesulitan. Listrik ada maka sektor yang lain juga akan bangkit," bebernya. 

Selain pembangkit listrik di Sidrap, Pemprov saat ini fokus untuk pembangkit di wilayah Jeneponto dan Selayar yang saat ini dalam tahap pejajakan. 

PLTB Sidrap ini rencananya akan diresmikan saat Hari Jadi Sulsel 19 Oktober mendatang, dan sudah bisa dioperasikan secara baik Desember mendatang. (*)






Video Terbaru

View All Video

Galeri Foto


Video Lainnya

View All Video

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Bagaimana Tetang Website ini ?
  Sangat Membantu
  Mebantu
  Cukup Membantu