Makassar, humas.sulselprov.go.id – Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan menutup rangkaian roadshow Pertemuan Teknis Penyuluhan Kehutanan Tahun 2021 dengan menggelar pertemuan teknis di kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Walanae, Rabu, 2 Juni 2021.

Roadshow tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya yang menargetkan seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) KPH di Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang dimulai pasca libur lebaran tersebut telah dilaksanakan di beberapa tempat, antara lain KPH Ajatappareng, KPH Latimojong, serta KPH Kalaena. Pertemuan di KPH Kalaena sendiri merupakan pertemuan teknis gabungan KPH Larona Malili, KPH Rongkong dan KPH Kalaena.

Hadir pada pertemuan tersebut adalah Kepala Dinas Kehutanan yang diwakili Kepala Bidang Penyuluhan dan Perhutanan Sosial, St Khadijah Munirah Wahid, S.Hut, M.Si., para Kepala KPH beserta jajarannya, serta Tim Penilai dan Sekretariat Penilai Angka Kredit.

Pertemuan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat tersebut, bertujuan untuk menyampaikan beberapa kebijakan Dinas Kehutanan pada tahun 2021 guna mendukung pelaksanaan kegiatan penyuluhan kehutanan yang efektif, tepat tujuan, tepat sasaran dan berkelanjutan. Pertemuan teknis tersebut juga diharapkan dapat menyatukan persepsi antara Dinas Kehutanan dan UPTD KPH melalui penyuluh kehutanannya agar mendukung dan berkomitmen tinggi, serta tekad untuk bekerja keras dalam kegiatan pemberdayaan kelompok tani hutan guna mendukung peningkatan kesejahteraannya dengan berbasis pada kelestarian hutan.

Dalam pertemuan tersebut St Khadijah Munirah Wahid, S.Hut, M.Si menyampaikan, pertemuan teknis ini sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dimana Program Perhutanan Sosial merupakan program prioritas dalam rangka mengentaskan kemiskinan pada masyarakat di sekitar hutan.

“Program ini merupakan program prioritas yang ditujukan untuk menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru yang produktif agar tercipta lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan hutan. Oleh karena itu kegiatan penyuluhan kehutanan tahun 2021 diprioritaskan pada kegiatan penerapan metode dan materi untuk mendukung program perhutanan sosial”, katanya.

Materi utama pada pertemuan teknis tersebut adalah paparan tentang evaluasi penilaian DUPAK pada periode I dan II Tahun 2020 yang disampaikan oleh Fitri Wulandari, S.Hut, M.Eng dan Ir. Idris beserta anggota tim penilai angka kredit penyuluh kehutanan lainnya. Pada evaluasi tersebut disampaikan berbagai permasalahan-permasalahan yang menyangkut hal-hal yang sifatnya administratif dan bersifat teknis serta pengukuran tolok ukur dan batasan-batasan pada setiap aspek penilaian.

Pertemuan teknis tersebut juga menjadi forum untuk saling memotivasi dan saling mengingatkan dalam upaya meningkatkan capaian kinerja penyuluh kehutanan terutama dalam penerapan tugas dan fungsinya dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan kelompok tani hutan. (*)

Facebook Comments

comments

NO COMMENTS

Leave a Reply