Tags Posts tagged with "Andi Sudirman Sulaiman"

Andi Sudirman Sulaiman

0 13

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menerima kunjungan silaturahmi Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, di Makassar, Jumat, 7 Mei 2021.

Dalam silaturahmi tersebut, Syarief Hasan mengaku, pertemuan tersebut untuk memberikan dorongan kepada Plt Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan di Sulsel.

“Perjalanan politik beliau masih sangat panjang membangun Sulsel itu sangat kompleks. Nah, tentu harapan rakyat kepada beliau itu sangat tinggi sekali. Saya menitipkan bahwa memang didalam mengelola negara itu transparansi dan akuntabilitas yang harus menjadi prioritas,” ucapnya.

Politisi Partai Demokrat ini juga mengaku membahas sedikit terkait dengan politik. Meskipun saat ini Andi Sudirman masih menjabat sebagai Plt Gubernur, namun kata Syarief, kapasitas Andi Sudirman juga merupakan gubernur dari semua partai politik di Sulsel.

Syarief juga memberikan dukungan agar Plt Gubernur bisa menjalankan pemerintahan di Sulsel dengan baik, karena memimpin Sulsel tidak mudah sehingga dibutuhkan konsep pemerintahan secara menyeluruh. “Demokrat memberi dukungan penuh pemerintahan Plt Gubernur Sulsel,” tegasnya.

Selain itu, ucap Syarief, seluruh masyarakat Sulsel menaruh harapan yang besar agar Plt Gubernur dapat menjalankan pemerintahan di daerah ini dengan penuh amanah.

“Sekalipun masih Plt, tetapi kita berikan dukungan agar beliau melakukan tugas-tugas dengan secara betul-betul amanah. Itu yang diharapkan oleh rakyat, karena membangun Sulawesi Selatan ini tidak mudah. Dibutuhkan satu konsep yang sangat menyeluruh,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku bangga Syarief Hasan datang dan bersilaturahmi dengannya. Menurutnya, ada banyak pencerahan dan pelajaran yang diterimanya dari pertemuan tersebut.

“Ini bagus sekali karena beliau juga mentor politik untuk banyak orang, orang kebanggaan kita di Sulawesi Selatan, orang yang tentu banyak memberikan kami tentang pencerahan-pencerahan, pelajaran-pelajaran,” jelasnya.

“Kami yang masih muda tentu akan meminta beliau nasehat dan masukan dalam banyak hal, dan tentu dengan dukungan yang diberikan menjadi semangat dalam menjalankan amanah untuk membangun Sulawesi Selatan lebih baik, kedepan kita bersinergi sama-sama Insya Allah,” sambungnya.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Sudirman banyak menjelaskan tentang program-program pemerintah provinsi, khususnya pada program prioritas. Termasuk kondisi terakhir di Sulsel, dan mengenai situasi politik di daerah ini. (*)

0 39

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan (Sulsel), terus dilakukan perbaikan. Meski masih terkontraksi alias negatif, pertumbuhan ekonomi Sulsel pada periode kuartal I-2021 cukup signifikan. Mengingat selama pandemi Covid-19 yang mulai terjadi pada awal tahun lalu di Indonesia, khususnya di Sulsel, sangat berpengaruh dengan perekonomian.

Tak hanya mengalami pertumbuhan di sektor ekonomi, angka pengangguran di Sulsel pun memperlihatkan terjadi penurunan. Hal itu berdasarkan Berita Resmi Statistik oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel, tertanggal 5 Mei 2021.

Disebutkan, untuk Q1-2021, diangka -0,21 (y-on-y) atau ekonomi mengalami peningkatan dari kuartal 4-2020, -0,62 persen.

Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2021 sebesar 5,79 persen, atau mengalami penurunan sekitar 0,51 persen dari 6,31 persen pada Agustus 2020.

Menanggapi hal itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku, Pemprov Sulsel terus berupaya dalam perbaikan perekonomian serta menekan angka pengangguran dengan mendorong penciptaan lapangan pekerjaan.

“Di kuartal I tahun 2021 ini, pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan berada pada -0,21 persen. Kita terus pacu agar ekonomi kembali ke zona positif,” ungkap Andi Sudirman, Jum’at, 7 Mei 2021.

Ia menambahkan, angka pengangguran juga terus ditekan. Dan dalam waktu sekitar enam bulan, berhasil ditekan sekitar 0,51 persen. (*)

0 39

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengikuti Rapat Koordinasi Perluasan Pemanfaatan Aplikasi Bela (Belanja Langsung) Pengadaan. Rapat dalam rangka pencegahan korupsi pengadaan dan pemberdayaan UMKM ini dilaksanakan di Baruga Lounge, Jumat, 7 Mei 2021.

Hadirnya aplikasi ini merupakan bagian dari Program Aksi Strategis Nasional Pencegahan Korupsi, menerapkan sistem pengadaan manual ke sistem pengadaan eletronik. Sehingga, kepala daerah diharapkan dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk mencegah korupsi dan memajukan UMKM di daerah.

Aplikasi Belanja Pengadaan (Bela) merupakan platform belanja online untuk pengadaan barang dan jasa di lingkup pemerintah. Penggunaan aplikasi ini bukan tanpa alasan. Dengan pembelanjaan yang terpusat, diharapkan pembelian barang dan pengadaan jasa bisa dilakukan secara akuntabel, transparan, kompetitif dan bersih, sebab menggunakan APBN dan APBD.

Dalam rapat ini juga disampaikan, kementerian dan lembaga pemerintah daerah wajib mengalokasikan paling sedikit 40 persen dari anggaran belanja barang dan jasa pemerintah untuk UMKM. Plt Gubernur Sulsel turut mendukung dalam mengalokasikan 40 persen APBD Belanja Barang dan Jasa Untuk UMKM

“Kita akan siapkan e-katalog, kita akan menghimpun produk-produk UKM, khususnya produk UKM lokal,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Malik Faisal, mengatakan, pasar produk lokal tersebut adalah pemerintah daerah, bukan masyarakat umum. Hadirnya aplikasi yang disiapkan LKPP ini, sebagai wadah bagi pelaku UMKM untuk bisa mendapatkan pasar baru.

“Aplikasi Bela Pengadaan ini menjadi wadah bagaimana 40 persen belanja APBD untuk barang dan jasa itu bisa tepat sasaran masuk ke UMKM,” ujarnya.

Sedangkan Ketua KPK, Firli Buhuri, dalam sambutannya mengatakan, mimpi besar para pendiri bangsa adalah untuk melindungi bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengabdi pada bangsa dan negara.

“Mimpi besar dan merupakan cita-cita nasional pada bangsa dan negara kita. Termasuk para gubernur, bupati dan wali kota serta segenap anak bangsa,” sebutnya.

Ia menekankan agar kepala daerah memiliki itikad yang baik dalam memberantas korupsi. Karena menurutnya, apapun teknologi yang ada tanpa itikad tersebut, maka tidak akan dapat mengubah perilaku yang ada.

“Apapun teknologinya, kalau kita tidak memiliki itikad (baik) dan semangat mewujudkan. Maka sebaik-baiknya sistem tidak akan bisa mengubah perilaku,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala LKPP RI, Roni Dwi Susanto, menyampaikan, sejak hadirnya Perpres Presiden 12 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden No 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, saat ini sudah keluar tujuh peraturan lembaga. Dengan aturan pengadaan barang dan jasa yang baru ini, bisa memberikan peluang bagi para pelaku UMKM dan Koperasi.

“Diberikan kesempatan untuk memasok kebutuhan pengadaan barang,” ungkapnya.

Aplikasi Bela ini telah bermitra dengan 12 marketplace seperti Gojek, Grab, Shopee, dan Blibli. Juga dapat berkembang dengan bermitra dengan marketplace lokal. (*)

0 23

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, memberikan semangat pada peserta Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits secara virtual dari Rujab Wagub Sulsel, Jum’at, 7 Mei 2021.

Lomba yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel ini diikuti oleh 185 peserta dari 22 kabupaten/kota. Dengan kategori khusus anak-anak, remaja, serta dewasa.

Pada kesempatan tersebut, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membuka langsung acara Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits ini, yang turut dihadiri oleh Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina.

“Kami berharap melalui kegiatan ini bisa menjadikan Sulsel sebagai ‘lumbung’ melahirkan Hafiz Qur’an dan Hafiz Hadits. Sehingga, Sulsel bisa menjadi rujukan sebagai tempat lahirnya bibit-bibit hafiz-hafiz Qur’an,” harapnya.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sulsel ini pun mendorong agar para hafiz tidak hanya sekedar menghafal, namun dapat memahami dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Kita juga kedepan mendorong literasi Al-Qur’an dan Hadits. Karena kunci dari suatu pemahaman, adalah bagaimana memiliki otentik dari literasi itu atau rumus asalnya. Sehingga para hafiz memiliki literatur yang menjadi fundamental islam dan memiliki dasar yang kuat,” bebernya.

“Melalui lomba ini, menjadi awal dalam mendorong kita agar anak-anak cinta Al-Qur’an dan Hadits, yang selanjutnya akan merasa tertantang untuk memahami dan mengamalkannya,” sambungnya.

Andi Sudirman berharap, para ustaz maupun ulama memiliki profesionalitas dalam ilmu agama, sehingga menjadi parameter sebagai tokoh pemuka agama Islam.

Sementara itu, Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dalam pengembangan syiar agama Islam.

“Tujuan dari dilaksanakannya Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits ini, bagaimana menggiatkan kegiatan-kegiatan di bulan Ramadan yang lebih mendekatkan anak-anak cinta dan giat membaca Al-Qur’an,” ujar Naoemi. (*)

0 36

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Plt Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina, mengikuti pembukaan Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits secara virtual dari Rujab Wagub Sulsel, Jum’at, 7 Mei 2021.

Lomba bagi penghafal Al-Qur’an dan Hadits ini diikuti 185 peserta dari 22 kabupaten/kota di Provinsi Sulsel, dengan kategori khusus anak-anak, remaja, serta dewasa. Lomba ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel.

Dalam sambutannya, Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dalam pengembangan syiar agama Islam.

“Tujuan dari dilaksanakannya Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits ini, bagaimana menggiatkan kegiatan-kegiatan di bulan Ramadan yang lebih mendekatkan anak-anak bisa cinta dan giat membaca Al-Qur’an,” ungkapnya.

Diharapkan pula, melalui Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits bisa menemukan bibit-bibit baru penghafal Al-Qur’an di Sulsel.

“Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan, sehingga Sulsel bisa lebih berkembang dalam syiar Islam dan anak-anak bisa lebih cinta Al-Qur’an,” katanya.

Di kesempatan ini pula, Naoemi meminta untuk lebih memanfaatkan momentum Ramadan 1442 H ini untuk lebih banyak beribadah dan melakukan hal-hal positif.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, turut hadir sekaligus membuka Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits ini secara virtual.

“Kami berharap melalui kegiatan ini bisa menjadikan Sulawesi Selatan sebagai ‘lumbung’ Hafiz Qur’an dan Hafiz Hadits. Kita juga berharap kedepan kita melahirkan generasi yang banyak memiliki literatur Al-Qur’an dan Hadits,” harap Andi Sudirman. (*)

0 38

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Hj Rukmini Binti Djahmal, ibu dari dr Muhammad Ichsan Mustari, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel.

Plt Gubernur datang langsung melayat ke rumah duka ibunda Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulawesi Selatan itu di Jalan Kompleks Haji Kalla, Makassar, Kamis, 6 Mei 2021.

“Innalilahi wa innailaihi Roji’un, kami menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Ibu Hj Rukmini yang merupakan Ibunda dari dr Ichsan Mustari,” ucapnya.

Andi Sudirman mengungkapkan, ibunda dr Ichsan Mustari meninggal di bulan yang baik ini, di bulan yang penuh rahmat dan ampunan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Almarhumah meninggal di bulan yang baik ini, bulan yang penuh ampunan. Semoga Almarhumah diampuni dosa-dosanya dan mendapatkan tempat terbaik disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ungkapnya.

Plt Gubernur juga berharap kepada dr Ichsan Mustari beserta keluarga senantiasa diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan, serta mengikhlaskan kepergian ibunda tercinta. (*)

0 56

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sulawesi Selatan (Sulsel) berkerjasama dengan Andalan Mengaji, menggelar kajian online anak dengan tema Berbakti Kepada Orang Tua. Kajian ini menghadirkan Ustaz Erlan Iskandar.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membuka acara dari Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Rabu, 5 Mei 2021. Kajian dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari tiga anak Andi Sudirman.

Sebelum membuka acara, Andi Sudirman memberikan tantangan membacakan hafalan ayat suci Al-Qur’an, baik kepada anak dan ibu peserta kajian yang hadir.

“Terima kasih semuanya, selamat untuk kegiatannya, tentu kita membuka dengan ucapan bismillahirrahmanirahim,” sebutnya.

Sedangkan, Plt Ketua PKK Sulsel, Naoemi Octarina, menyebutkan, materi yang diberikan sangat berguna dan bermanfaat bagi anak-anak untuk didengarkan, sehingga dapat diamalkan nantinya.

Ustaz Erlan memberikan paparan dengan bahasa dan gaya komunikasi yang mudah dipahami oleh anak-anak. Selain hadir sebagai dirinya sendiri, ia juga memerankan tokoh anak-anak. Di sela pembahasan, ia memasukkan dialog antara sosok ustaz dan anak yang membuat peserta tertawa.

Ia menyampaikan tentang keutamaan berbakti pada orang tua, cara berbakti kepada orang tua, belajar kisah inspirasi dari para ulama yang berbakti kepada orang tua.

“Keutamaan berbakti pada orang tua itu, apa saja adek-adek? Jalan menuju surga, terus, dapat ridha Allah, terus, doanya juga diijabah Allah dan dikabulkan kalau kita berbakti pada orang tua. Terus, yang terakhir adalah amalannya istimewa, termasuk amalan yang utama, masyaallah,” ucapnya.

Adapun cara berbakti, yakni dengan berkata-kata yang baik, memenuhi panggilan orang tua dengan segera, semangat membahagiakan dan membantu orang tua, dan ketiga adalah dengan rajin mendoakan orang tua.

“Jangan lupa doakan mereka dan yang terpenting dari itu, kita harus semangat menjadi anak yang saleh dan saleha. Karena adek-adek, nanti orang tua kita bisa dapat pahala jariyah yang tidak pernah putus alirannya, masyaallah. Makanya adek-adek semangat berbakti dan mari kita bahagiakan orang tua kita,” sebut Kak Erlan.

Ia menambahkan, jika seorang anak saat dipanggil oleh orang tua untuk segera dipenuhi, walaupun kondisinya sedang melaksanakan ibadah, dalam hal ini ibadah salat sunnah.

“Adek-adek kalau dipanggil oleh orang tua kita harus bersegera, meskipun kita sedang mengerjakan salat sunnah sekalipun. Maka salat sunnahnya mesti dibatalkan, kerena kita lebih mendahulukan memenuhi panggilan orang tua yang hukumnya wajib,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Kak Erlan juga meminta peserta membuat surat cinta untuk orang tua.

Di sesi tanya jawab, Plt Ketua TP PKK, Naoemi Octarina, meminta tips bagaimana orang tua bisa mengontrol ucapan lisan pada saat kesal atau marah pada anak, agar tetap kata-kata yang baik dikeluarkan.

“Yang harus kita ingat bahwa doa dari orang tua adalah doa yang sangat mustajab (manjur), kalimat-kalimat yang keluar dari lisannya itu bisa memberi pengaruh dan berdampak buat sang anak. Dengan mengingat hal ini, maka kita akan lebih berhati-hati mengeluarkan kalimat yang buruk buat anak-anak kita,” jelas Kak Arlan.

Dari pertanyaan ini, dilanjutkan dengan sebuah kisah di Arab Saudi. Seorang ibu yang telah lelah membuat makanan untuk anaknya, sang anak melihat ibunya menaburi garam di atas makanan tersebut, tetapi anaknya yang masih kecil melihat hal tersebut. Kemudian menaburi pasir, yang ditiru karena butirannya mirip garam. Hal ini membuat ibunya kesal.

“Ibundanya ini berilmu, dia tahu kalimat yang tidak sengaja keluar itu bisa jadi akan membawa pengaruh buruk pada anak kalau kalimatnya negatif. Maka kemudian, disaat marah, saat ibu justru berkata, ‘Pergilah kau, jangan kau kembali sebelum jadi imam Masjid Harami,” tuturnya.

Cerita di atas adalah cerita dari Syeikh Abdurrahman as-Sudais, Ia imam dan khatib Masjidil Haram yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Sementara itu, salah seorang peserta anak, Bian, mengaku antusias ikut acara karena ingin mendapatkan ilmu dari pematerinya dan menambah pertemanan.

“Ikuti acara teman, dan biar bisa berteman, bagus juga Kak Erlan, diajar agar bisa membantu orang tua,” kata Bian.

“Saya, karena mau dengar pengajian,” sambung Amel yang datang bersama Bian. (*)

0 55

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Mengenakan seragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menjadi Pimpinan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu, 5 Mei 2021. Apel pasukan ini diikuti oleh personil dari Polri, TNI, serta instansi terkait. Diantaranya Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, dan lainnya.

Mengawali Apel Gelar Pasukan, Andi Sudirman menggunakan mobil Jeep melakukan pemeriksaan pasukan. Dilanjutkan penyematan pita tanda operasi di sisi kiri lengan pakaian perwakilan Polri, TNI, Dishub dan Satpol-PP.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Mengusung tema Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman pada Perayaan Idul Fitri 1442 H, Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 ini dilaksanakan secara serentak se Indonesia.

Operasi Ketupat ini akan dimulai tanggal 6-17 Mei 2021, dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“Alhamdulillah kita laksanakan sesuai perencanaan. Terima kasih kepada Bapak Kapolda Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, dan seluruh jajaran terkait,” ucapnya.

Ia menuturkan, kegiatan ini dalam rangka sinergitas program-program terkait penyekatan pencegahan penyebaran Covid-19. Ada empat daerah yang menjadi pengecualian penyekatan yang masuk dalam wilayah aglomerasi, yakni Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa/Gowa, dan Takalar).

“Kami berpesan kepada masyarakat, bahwa pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk salat tarawih dan salat Id (berjamaah) dengan protokol kesehatan. Mudik kita harus hindari, supaya tidak berkumpul satu sama lain dan menghindari euforia yang bisa mengakibatkan terjadinya ledakan (kasus penyebaran Covid-19),” ujarnya.

Ia mengakui, dua tahun terakhir ini dilakukan pelarangan mudik, mengingat menjadi salah satu upaya menekan angka penyebaran virus corona.

“Masyarakat sudah paham, jika saat ini bukan waktu yang tepat untuk melaksanakan mudik besar-besaran. Kita melakukan kebijakan ini, sebagai upaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti di negara lain, misalnya di India,” ungkapnya.

Ia memaparkan, Sulsel tertinggi angka kesembuhan dan terendah angka kematian. Namun itu bukan menjadi parameter untuk tidak mematuhi aturan untuk tidak mudik.

“Ingat kita tidak larut dalam euforia, kita harus melihat perkembangan terkini secara global dan melihat negara tetangga yang terjadi kenaikan eskalasi (Covid-19),” katanya.

Andi Sudirman pun berterima kasih atas kebijakan Presiden RI Joko Widodo dalam melarang moda transportasi darat, laut dan udara menjelang lebaran ini.

“Karena dari pengalaman libur panjang dan lebaran seperti tahun lalu, terjadi eskalasi kenaikan penyebaran Covid-19, mungkin karena capek, imun turun dan lainnya. Ini kita tidak mau. Apalagi ada varian baru, B1617. Ini kita tidak ingin jika masuk ke Sulsel,” pungkasnya.

Sementara, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, menyampaikan, dalam operasi Ketupat 2021 ini melibatkan 4.327 personil gabungan. Yang melibatkan 42 titik penyekatan, terdiri dari 48 pos pengamanan dan 27 pos pemantauan. (*)

0 57

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengikuti acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2021 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2022, dari Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 4 Mei 2021.

Musrenbangnas secara virtual yang dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo ini diikuti oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, serta para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se Indonesia.

Dengan mengusung tema Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural, Musrenbangnas ini turut diikuti oleh Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, dan Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang.

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyampaikan, pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran luar biasa dalam merencanakan pembangunan nasional.

“Sebaik apapun perencanaan yang sudah kita buat, kita juga harus siap untuk melakukan perubahan secara cepat, untuk menyesuaikan dengan tantangan dan peluang-peluang,” kata Jokowi.

Meskipun kondisi Covid-19 membuat realisasi perencanaan pembangunan sangat dinamis, Presiden Jokowi menekankan tujuan utama pembangunan tidak berubah. Yakni untuk mensejahterakan rakyat dan memajukan bangsa.

Dalam mewujudkan perencanaan, kata Presiden, bangsa membutuhkan sinergi kekuatan untuk menyelesaikan berbagai masalah, baik masalah kesehatan dan perekonomian. Misalnya dalam menerapkan protokol kesehatan dan melakukan kebijakan 3T yakni Testing (pengujian), Tracing (pelacakan) dan Treatment (perawatan), membutuhkan dukungan dari semua pihak.

Pandemi Covid-19, kata Presiden, telah membuat banyak aspek berubah dengan cepat. Seperti kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, layanan pemerintahan, dan ekonomi yang sangat mengandalkan teknologi.

“Perkembangan-perkembangan cepat yang dalam perencanaan harus mengantisipasi semua itu. Harus responsif terhadap disrupsi yang membuat dunia berubah sangat cepat, harus responsif terhadap tantangan dan peluang yang muncul sangat cepat,” ujar Presiden Jokowi.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menuturkan, dari arahan Presiden ini, akan menjadi masukan yang baik dalam rangka perencanaan pembangunan kedepan.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga terus memaksimalkan serapan anggaran, khususnya pada belanja modal. Belanja modal menjadi faktor terpenting, karena dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peredaran uang di masyarakat,” jelasnya.

Beberapa catatan dari Presiden, kata dia, perencanaan kedepan harus menuju era digital infrastruktur. Bagaimana lompatan artificial intelligence/AI. Serta bagaimana kita tidak hanya menjadi smart digital user, tapi kita harus mampu mencetak smart digital inovator (specialist) dengan penciptaan teknologi yang handal, mampu bersaing, dan kompetitif. (*)

0 184

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Momentum Hari Pendidikan Nasional tahun ini terasa berbeda dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Hardiknas yang setiap tahunnya diperingati setiap tanggal 2 Mei ini, kali ini Dinas Pendidikan Sulsel dilakukan dengan Gerakan “Wakaf Satu Guru, Satu Kitab Suci Al-Qur’an”.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Hery Sumiharto, menyampaikan, atas arahan Plt Gubernur Sulsel dan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, menginginkan kegiatan Hardiknas dirangkaikan dengan kegiatan Amaliyah Ramadan.

“Kita sudah lakukan pencanangan satu sekolah, satu rumah ibadah. Kali ini di momen Ramadan, kita melakukan gerakan Wakaf Satu Guru, Satu Kitab Suci Al-Qur’an,” jelasnya.

Sekitar 14 ribu guru tingkat SMA/SMK/SLB di Sulsel, kata dia, antusias mengikuti gerakan ini atas dasar keikhlasan dari para guru. Hasil wakaf Al-Qur’an ini dikumpulkan melalui Cabang Dinas Pendidikan.

“Mulai tanggal 2 Mei hingga saat ini (3 Mei), masih dikumpulkan. Sekitar 5 ribu wakaf Al-Qur’an dari guru yang telah dikumpulkan. Dan lebih dari 2 ribu telah disalurkan kepada yang membutuhkan, misalnya Masjid, rumah Tahfiz dan pesantren,” ungkapnya.

Ia mengaku, para pengurus Masjid pun yang mendengar gerakan ini turut antusias mendukung dan mengapresiasi. “Alhamdulillah, Hardiknas kali ini dengan nuansa religius, yang dirangkaikan di bulan Ramadan penuh berkah ini,” katanya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Sulsel dengan gerakan Wakaf Satu Guru, Satu Kitab Suci Al-Qur’an ini.

“Meraih pahala di bulan Ramadan bisa dengan berbagai cara. Salah satunya dengan wakaf Al-Qur’an ini. Alhamdulillah, kami sangat apresiasi seluruh guru-guru SMA/SMK/SLB se Sulsel yang ikut serta dalam wakaf kitab suci Al-Qur’an ini,” tuturnya. (*)

0 13
Makassar, humas.sulselprov.go.id - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menerima kunjungan silaturahmi Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan, di Rumah Jabatan...