Tags Posts tagged with "Kab. Pinrang"

Kab. Pinrang

0 72

Pinrang, humas.sulselprov.go.id – Tim Andalan Sulsel Peduli bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X (Pinrang, Enrekang, Toraja) Sulsel telah menyerahkan bantuan kepada korban musibah angin puting beliung, di Desa Leppangang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Minggu, 24 Oktober 2021. Tim Andalan Sulsel Peduli merupakan gerakan sosial yang diinisiasi langsung Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Sulsel, Baharuddin Islandar, mengungkapkan, bantuan yang diberikan itu atas donasi dari para siswa, guru, dan kepala sekolah SMA dan SMK di Pinrang.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah.

“Alhamdulillah, atas semangat seluruh siswa, guru, dan kepala SMA dan SMK di Pinrang, donasi terkumpul sebesar Rp 26 juta. Kami bersama tim Andalan Sulsel Peduli berharap bantuan ini bisa meringankan beban para korban terdampak musibah,” ujarnya.

Sementara, Kepala Desa Leppangang, Abbas Paduai, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur dan juga Plt Gubernur Sulsel. Bantuan itu cukup membantu dan meringankan beban para korban.

“Terima kasih kami sampaikan untuk Bapak Plt Gubernur dan para donatur. Kami laporkan, jumlah rumah rusak berat ada dua buah, rusak ringan sebanyak 22 buah, dan ada satu masjid juga atapnya mengalami kerusakan,” ucapnya.

Turut hadir dalam penyerahan donasi tersebut, Kepala SMK Negeri 8 Pinrang yang juga Ketua Musyawarah Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Pinrang Drs Alimuddin MPd, Ketua MKKS SMA Kabupaten Pinrang Drs H Bahri MPd, Kepala Desa, MKKS SMA/SMK, dan Mahasiswa KKN PKL Terpadu Angkatan XXII Universitas Negeri Makassar. (*)

0 55

Pinrang, humas.sulselprov.go.id – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina, menghadiri secara virtual Rakor Bunda PAUD Kabupaten Pinrang, yang dirangkaikan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan se Kabupaten Pinrang dan Pengukuhan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Pinrang, Kamis, 23 September 2021.

Dalam kesempatan itu, Naoemi Octarina memaparkan peran Bunda PAUD dalam pengembangan anak usia dini. Ia menyampaikan selamat kepada para pengurus yang dikukuhkan, dan berharap ke depannya bisa melaksanakan program-program kerja dengan baik dan amanah, serta langsung tepat sasaran. Yaitu bagaimana membentuk PAUD holistik integratif.

Demikian juga dengan peran Bunda PAUD meningkatkan jumlah anak usia dini agar dapat menempuh atau melalui tahap pendidikan di PAUD. Di Sulsel sendiri, angka partisipasi PAUD masih 35,75 persen dengan jumlah penduduk usia 3-6 tahun sebesar 640.302 orang.

“Artinya, masih banyak anak usia dini belum melalui tahapan PAUD,” sebutnya.

Bunda PAUD diharapkan dapat menjadi figur dan tokoh sentral dari gerakan nasional PAUD. Sehingga, Bunda PAUD dapat memberikan pemikiran, saran dan motivasi kepada penyelenggara dan tenaga pendidik, serta keluarga untuk memberikan sosialisasi, sehingga dapat mendukung pembinaan dan mendorong dalam pengembangan PAUD berkualitas.

Demikian juga peran Bunda PAUD mengoptimalkan sumber dana yang berasal dari APBN, APBD, Dana Desa atau CSR maupun dana lain dari masyarakat, yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung terselenggaranya PAUD yang berkualitas, dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) setempat.

Bunda PAUD juga berperan dalam penanganan stunting. Naoemi menyebutkan, 3,8 persen balita di Sulsel mengalami stunting. Sementara anak tumbuh sehat jasmani dan rohani akan terwujud jika perkembangan anak usia dini dilakukan secara holistik dan integrated, termasuk dalam pemenuhan gizinya.

Naoemi menyebutkan, pengembangan anak usia dini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan dan sistematis terintegrasi. Kebutuhan esensial meliputan pendidikan, pengasuhan, perlindungan, gizi, kesehatan, perawatan dan kesejahteraan.

“Peran Bunda PAUD tidak hanya pada sistemnya, tetapi bagaimana mengubah pola pikir dari tenaga pendidik, seorang ibu, seorang ayah dalam pengasuhan anak. Bagaimana memberikan asupan gizi yang baik, memperkenalkan kepada mereka makanan sehat,” harapnya.

Bukan hanya pemenuhan pendidikan dan kesehatan, tetapi juga perlindungan kekerasan fisik terhadap anak juga perlu menjadi perhatian Bunda PAUD.

“Aspek perlindungan anak ditekankan kepada tenaga pendidik, perlindungan anak pada saat mereka belajar di sekolah. Demikian juga perlindungan anak dalam pengasuhan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, contoh kekerasan anak yang terjadi pada PA, berumur 6 tahun di Kabupaten Gowa. Walaupun telah mengalami pemulihan tetapi masih meninggalkan trauma.

“Jadi bagaimana peran Bunda PAUD yang ada di kabupaten/kota, kecamatan dan desa, memberikan perlindungan kepada anak dari kekerasan fisik harus kita perhatikan,” imbuhnya. (*)

0 84

Pinrang, humas.sulselprov.go.id – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melakukan penaburan 30 ribu benih udang windu dan panen ikan kakap di Jampue, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Jum’at sore, 20 Agustus 2021. Penaburan benin ini dilakukan bersama Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid; Anggota DPRD Sulsel, Andi Azizah Irma Wahyudiyati; para unsur Forkopimda Pinrang.

Lokasi tambak ini berada di kawasan pengembangan budidaya udang windu 1000 hektar ramah lingkungan (Pandawa-1000). Pandawa-1000 merupakan inovasi pengembangan budidaya udang windu (penaeus monodon) berbasis kawasan (ecosystem approach to aquaculture) dan teknologi adaptif lokal pada areal seluas 1.011,6 hektar di Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang.

Hadirnya Pandawa-1000 untuk mengembalikan kejayaan udang windu Sulsel setelah redup sejak tahun 1998. Teknologi adaptif yang dikembangkan berbasis pada teknologi budidaya dengan pendekatan ramah lingkungan (ecofriendly) tanpa residu bahan kimia, pestisida, dan obat-obatan sesuai dengan standar Indonesian Good Aquaculture Practice (Indo GAP) untuk menghasilkan udang windu jenis eco-shrimp kualitas premium terbaik di Indonesia berdasarkan British Retail Consortium (BRC) yang dipasarkan ke Jepang melalui Alter Trade Japan (ATJ).

Dalam teknologi Pandawa 1000 dilakukan pelibatan stakeholder multi helix dari sektor hulu hingga hilir. Dengan melibatkan 733 orang pembudidaya di Lanrisang dengan target produksi rata-rata 300 kg/musim tanam. Adapun benur yang akan ditebar pada kawasan untuk 1000 ha ini sebanyak 30 juta ekor atau 30 ribu benur per hektar.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, bahwa udang windu menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kita prioritaskan bagaimana udang windu karena menjadi rumusan bersama bagaimana kita mengembalikan kejayaan udang windu. Mudah-mudahan kakap dan udang windu dari Lanrisang yang terkenal,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keseriusan itu, Plt Gubernur Sulsel melalui Dinas Perikanan dan Kelautan menggelontorkan anggaran Rp 1,5 Miliar untuk benur udang windu di Pinrang. Pada kawasan Pandawa-1000 ini bekerjasama dengan UMI dan BMKG untuk pemasangan alat yang dapat mendeteksi perubahan cuaca dan kualitas air.

“Setelah kita seleksi, dari 10 Kabupaten/Kota, kita akhirnya memilih Pinrang. Dan kita dorong itu. Bagaimana udang windu ini pekerjaan bersama. Bagaimana kita sinergikan dengan perguruan tinggi, stakeholder terkait, dan petani. Kalau perlu ada TNI-Polri hang bekerja bersama-sama untuk mengawasi,” ungkapnya.

Bahkan sebagai wujud keseriusan Andi Sudirman, dirinya pun menginstruksikan Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sulsel untuk memantau langsung budidaya udang.

Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid mengatakan, bahwa kehadiran Plt Gubernur Sulsel sangat dinantikan oleh masyarakat Lanrisang. “Penebaran benur ini juga untuk menguji kreativitas orang Pinrang yang bisa memadukan antara ikan Kakap dan udang windu,” katanya. (*)

0 75

Pinrang, humas.sulselprov.go.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peninjauan pada acara Pencanangan Vaksinasi untuk Siswa di UPT SMAN 1 Pinrang, Watang Sawitto, Jum’at, 20 Agustus 2021.

Setibanya di SMAN 1 Pinrang, Andi Sudirman yang didampingi Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, tampak berbincang bersama para pelajar berseragam Pramuka yang tengah berbaris menunggu giliran untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

“Siap untuk divaksinasi? Jangan takut ya, jika sudah vaksin, kita bertahap untuk melakukan pembelajaran tatap muka, tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Ia melihat alur vaksinasi Covid-19 bagi pelajar ini. Dimulai dari pendaftaran, meja pengecekan kesehatan, screening, hingga siap untuk divaksinasi Covid-19. Dalam pelaksanaan vaksinasi sehari ini, disiapkan 20 vial vaksin jenis Sinovac atau bisa diberikan terhadap sekitar 200 pelajar.

Dirinya pun mengaku senang karena melihat antusiasme pelajar yang mendukung pelaksanaan upaya kebut vaksinasi Covid-19. Apalagi salah satu sasaran vaksinasi juga dilakukan untuk pelajar tingkat SMP dan SMA, atau berada pada usia 12 tahun keatas.

“Alhamdulillah, kita tentu bersyukur, masyarakat bahkan pelajar dan remaja turut ikut melakukan vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi ini sebagai langkah untuk membentuk herd immunity (kekebalan kelompok),” ujarnya.

Dengan vaksinasi Covid-19 ini, sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Dengan kita bersama-sama bahu-membahu untuk bersama bangkit dalam kondisi pandemi Covid-19 ini. Kita harus mengikuti kebiasaan baru, disiplin protokol kesehatan 5M, selalu menjaga imun dengan asupan makanan dan vitamin yang bergizi, serta menjaga iman dengan senantiasa berdoa agar selalu diberi perlindungan dalam menjalani keseharian,” pintanya.

Diketahui, dari data mengenai perkembangan vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Sulsel pertanggal 18 Agustus 2021, disebutkan total target vaksinasi Provinsi Sulsel sebanyak 7.058.141 orang, sudah mencapai 25,71 persen atau 1.814.947 orang. Didalamnya telah termasuk remaja dan anak sekolah yang sudah mencapai 53.481 orang. (*)

0 359
  • HUT Pinrang Ke-61 Tahun

Pinrang, humas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah dalam setiap kesempatan terus mengingatkan masyarakat, satu-satunya solusi melindungi diri dari Covid-19 dengan mengikuti vaksin.

“Mari kita sukseskan vaksin ini untuk menekan penularan Covid-19. Jadi vaksin adalah solusi bagi kita semua untuk melindungi diri,” kata Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Pinrang di HUT Ke-61 tahun, di Protpim Kabupaten Pinrang, Jumat, 19 Febuari 2021.

Ia menyebutkan, pandemi Covid-19 ini merupakan tantangan besar yang dihadapi seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Olehnya itu, tugas terbesar dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota bagaimana bersatu padu dalam pemulihan ekonomi.

“Jadi bapak ibu sekalian yang saya hormati saya kira pemerintah sudah memberikan solusi dengan mengikuti vaksin. Vaksin untuk nakes kita targetkan bulan Maret kita selesaikan vaksinasinya. Setelah itu kita lanjutkan lagi untuk yang rentan menularkan atau tertular, mubaligh, wartawan, dan yang bekerja di tempat kerumunan seperti pasar dan lainnya,” jelasnya.

Menurut dia, pemerintah pusat saat ini tidak tanggung-tanggung mengeluarkan biaya sebanyak Rp 147 triliun khusus pengadaan vaksin bagi masyarakat Indonesia, termasuk Sulsel.

“Makanya bapak Presiden sangat mengapresiasi langkah Sulsel dalam penanganan Covid-19 di Sulsel. Jadi sekarang pemerintah sudah memberikan solusi dengan vaksin,” ujarnya.

Berdasarkan laporan dari Bupati Kabupaten Pinrang, H. A. Irwan Hamid penanganan Covid-19 di Kabupaten Pinrang cukup baik.

“Saya melihat penanganan Covid-19 di Pinrang ini cukup baik. Tapi ini tetap menjadi tantangan bagi kita semua terutama untuk pemulihan ekonomi,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Pinrang, H. A Irwan Hamid mengaku, saat ini tercatat sebanyak 32 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Pinrang. Dari 32 orang tersebut terbagi-bagi di beberapa tempat,
ada yang masih di Rumah Sakit (RS), ada pula yang masih melakukan isolasi mandiri.

“32 orang masih terkonfirmasi positif, sebagiannya masih di RS dan isolasi mandiri. Kami terus melakukan kegiatan tracking secara ketat sampai saat ini,” ungkap Irwan Hamid dalam sambutannya.

Kabupaten Pinrang di bawah kepemimpinan dirinya terus berbenah dengan membangun sinergi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, Forkopimda dan organisasi vertikal.

“Kami saling menggenggam tangan dalam menyelesaikan masalah yang ada di kabupaten Pinrang. Kami sudah bersinergi dengan baik selama ini,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, Wakil Bupati Pinrang, H. Alwin, Sekda Kabupaten Pinrang, Ir. Budaya, Ketua DPRD Kabupaten Pinrang, H. Muhtadin, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Anggota DPRD Sulsel. Turut hadir mendampingi Gubernur, Kepala Biro Umum Setda Pemprov Sulsel, Kapala Bappeda, Kaban BKAD, Asisten 1 Bagian Pemerintah, dan seluruh rombongan lainnya. (*)

0 146

Pinrang, humas.sulselprov.go.id – Ketua Tim Penggerak PKK, Lies F Nurdin, meresmikan taman bermain Firdaus, di Kabupaten Pinrang, Jumat, 19 Februari 2021. Peresmian taman bermain ini bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pinrang ke 61 tahun.

Lies mengatakan, taman bermain ini merupakan bantuan PT PLN, melalui dana CSR-nya. Taman juga dilengkapi dengan fasilitas untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berjualan, yang merupakan bantuan dari Bank Sulselbar.

“Alhamdulillah disini lengkap. Sembari anak-anaknya bermain, orangtua bisa menikmati jajanan yang dijual UMKM ini,” tuturnya.

Bunda PAUD Sulsel ini mengaku akan terus mendorong hadirnya taman bermain di semua kabupaten kota. Bahkan jika bisa, ia berharap taman bermain bisa hadir di setiap desa.

“Taman bermain ini merupakan tempat anak-anak kita bersosialisasi sambil belajar. Jadi, tidak terus menerus bermain gadget,” ujarnya.

Sebelumnya, saat Hari Jadi Takalar beberapa waktu lalu, Lies juga meresmikan taman bermain, yang merupakan sumbangan dari PT Pegadaian. Ia berharap, Ketua TP PKK Kabupaten Kota bisa berperan aktif mendorong hadirnya taman bermain di daerah mereka masing-masing. (*)

0 220

Pinrang, humas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah didampingi oleh Bupati Pinrang, Irwan Hamid melakukan panen raya padi di Jalan Poros Pinrang-Langga di Desa Pattobong, Kecamatan Mattirosompe, Selasa, 17 November 2020.

Dalam arahannya menyampaikan rasa terima kasihnya, walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19. Aktivitas masih berjalan dengan mengikuti protokol kesehatan. Bahkan produksi pertanian cukup meningkat signifikan di Sulawesi-Selatan.

“Tentu saya merasa bangga sekali di masa pandemi kita masih surplus produksi pertanian kita, masih sangat bagus. Tentu ke depan kita berharap sektor pertanian ini harus menjadi salah satu fokus kita untuk pemulihan ekonomi nasional,” kata Nurdin Abdullah.

Ia menyampaikan perbandingan, bahwa Indonesia dan negara-negara dunia sekarang ini mengalami resesi. Tapi sangat berbeda dengan resesi yang terjadi di berbagai belahan dunia. Resesi terjadi karena daya beli masyarakat menurun.

“Tetapi keunggulan kita di Indonesia adalah menyiapkan makan bagi masyarakat dunia. Jadi tidak ada orang yang menunda makan, yang menunda beli mobil banyak, bisa. Coba bayangkan adakah orang yang atau minggu depan kita makan, kita beli mobil dulu, Itu nggak mungkin,” sebutnya.

Oleh karena itu, Pemprov bersama pemda akan mendukung penuh apa yang menjadi kebutuhan masyarakat pertanian.

Seperti akses jalan, alsintan, dan juga termasuk juga perencanaan penggunaan pupuk. Ini jangan menjadi masalah lagi di kemudian hari. Diharapkan kebutuhan benih juga demikian. Pemerintah saai ini juga sedang berupaya untuk melakukan pembenihan sendiri sehingga nanti Sulsel menjadi mandiri benih.

“Hari ini saya menyampaikan selamat atas keberhasilan sektor pertanian kita di Pinrang ini. Mudah-mudahan kita juga terus mendorong inovasi menghasilkan benih yang pendek tetapi produksinya tinggi. Saya kira ini yang kita butuhkan ke depan,” sebutnya.

Sementara Bupati Pinrang, Irwan Hamid berterima kasih atas kesediaan Nurdin untuk melakukan panen raya.

“Atas nama pemerintah pinrang menyampaikan terima kasih. Ini kedua kalinya Pak Gubernur selama pemerintahan kami dengan Pak wakil bupati untuk hadir di pesta panen. Pada tahun 2019, pada waktu itu musim kemarau, alhamdulillah Pinrang masih bisa melakukan panen raya pada tahun 2019. Dan tahun 2020 ini di musim pandemi Covid-19. Alhamdulillah Pinrang juga masih bisa pesta panen raya. Ini satu keberkahan dari Allah SWT,” urainya.

Pada kesempatan ini juga Gubernur menyerahkan handtractor roda dua sebanyak dua unit. (*)

0 133

Pinrang, humas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah melakukan pelepasan kontainer perdana kemiri produksi UMKM Kabupaten Pinrang menembus pasar internasional menuju Hongkong di Rumah Produksi Kemiri Sultan Product of Lanrisang di Desa Sikkuale, Kecamatan Cempa, Pinrang, Senin, 17 November 2020.

Nurdin memuji pencapaian yang dilakukan oleh produk kemiri Sultan dan produk UMKM Pinrang yang dipimpin oleh pengusaha muda Hamzah M mampu melakukan ekspor di tengah masa pandemi. Adapun pada pelepasan ini satu kontainer dilepas secara resmi dengan pemecahan kendi.

“Sebenarnya ini yang kita harapkan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Jadi pandemi, kita tetap akan melindungi masyarakat dari virus korona, tetapi jangan sampai ekonomi kita terabaikan,” kata Nurdin Abdullah.

Ia mengapresiasi Hamzah M selaku owner Kemiri Sultan, di masa pandemi. Di samping terjadinya resesi dunia, tetapi bisa melakukan ekspor dan produksi tetap berjalan. Kemiri juga di dorong menjadi produk komoditas Pinrang.

“Kita mendorong (komoditas lain) yang mana lebih cepat, supaya devisa kita bisa terus bertambah,” sebutnya.

Dukungan Pemprov Sulsel dan Pemda Pinrang pada usaha pengembangan dilakukan seperti memberikan bantuan storage.

Nurdin juga melakukan kunjungan ke rumah pengolahan dan mengupas biji kemiri untuk melihat kualitas produk secara langsung.

Sedangkan, Bupati Pinrang, Irwan Hamid menyebutkan, UMKM yang ada di Pinrang banyak dikelola oleh anak muda yang penuh dengan krativitas.

“Dan sesuai janji kita pada anak-anak muda UMKM, ini anak muda yang penuh kreativitas. Bahwa insyaallah kedatangan Pak Gubernur pada tanggal 16-17 di Pinrang saya usahakan beliau hadir di Kecamatan cempa ini,” jelasnya.

Pemda Pinrang juga akan mendukung segala bentuk program dari Gubernur Sulsel.

“Tentu warga Pinrang tahu berterima kasih dan pasti tidak akan mengecewakan Bapak Gubernur. Untuk memback-up apapun yang dilakukan Pak Gubernur selaku pemerintah daerah,” ucapnya.

Hamzah menyebutkan produk mereka bahkan telah memiliki sertifikat halal dan barcode yang berlaku di seluruh dunia sebagai suatu standar.

“Namun, kami sangat butuhkan adalah HAKI ini sangat kami butuhkan. Karena takutnya produk kami akan ada yang jiplak. Mudah-mudahan khas Pinrang ada sampai luar negeri,” harapnya.

Hamzah melakukan acara peresmikan Rumah Produksi Kemiri miliknya di awal tahun 2020 dengan nama Kemiri Sultan (Sulawesi Selatan).(*)

0 123
  • Dukung Pengembangan Budidaya Tambak Ikan

Pinrang, humas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah melakukan peninjauan ke pabrik pakan mandiri Barakka 557 di Kelurahan Lanrisang, Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Senin, 16 November 2020.

Kunjungan ini dilakukan usai panen udang windu di kawasan budidaya windu ramah lingkungan. Pabrik pakan ini untuk ikan air tawar dan ikan air payau.

Pembina pabrik pakan, Syarifuddin Zain mengatakan, pabrik pakan ini dikelola oleh koperasi gabungan kelompok tani (gapoktan) memproduksi pakan ikan dengan pembeli hasil tangkap ikan runcah dari nelayan lokal.

“Pabrik pakan ini kita dioperasikan tahun 2016, dengan kita baru pasarkan keluar daerah 2019. Kita baru keluar ke Kabupaten Barru, Maros serta Enrekang dan Malili (Lutim),” sebutnya.

Di tahun 2020 ini, Syarifuddin menyebutkan telah memasarkan hasil produksi ikan hingga Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Kalimantan. Lebih lanjut, ia menyebutkan perkembangannya cukup cepat dengan produksi dalam satu hari 1 ton.

“Ini pakan untuk ikan air tawar dan air payau bandeng dan nila, pabrik ini masih dalam skala kecil juga masih tergantung cuaca dengan pengeringan tradisional,”jelasnya.

Ia menyebutkan, bahan baku pakan diperoleh dari ikan rucah (genus: Bentopelagik, jenis ikan kecil atau ikan teri yang memiliki kandungan protein dan lemak yang relatif tinggi), namun tidak dikonsumsi oleh manusia, dan biasanya dibuang ke kembali ke laut. “Dengan adanya pabrik pakan kita alhamdulillah kembali nilai dan beli,” sebutnya.

Ia menuturkan, sumber daya manusia yang membantu dalam mengelola pakan ini terdiri dari delapan orang pemuda pesantren. “Mereka bekerja dalam sehari empat orang, secara bergantian, dilakukan sejak pandemi Covid-19. Jadi, dalam setiap kilo produksi pakan juga disisihkan untuk pesantren yang juga terdapat panti asuhan didalamnya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa dari kunjungan ini, Gubernur juga akan memberikan bantuan terutama dalam hal packaging, bahkan relokasi pabrik yang ia sebut sebagai berkah bagi pabrik yang mereka kelolah.

“Nama Barakka ini, ada arti tersendiri berarti berkah, sedangkan 557 itu kalau diartikan angka lima itu tangan, lima jari di telapak tangan dan dua angka lima berarti dua telapak tangan yang berdoa. Sedangkan angka tujuh kalau orang Bugis itu berarti mattuju atau berhasil. Kalau Barakka itu juga singkatan dari bahan racikan lokal, jadi betul-betul kita kelola bahan racikan dari lokal,” jelasnya. (*)

0 177

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah dijadwalkan melakukan kunjungan kerja salama dua hari di Kabupaten Pinrang, 16-17 November 2020.

Adapun agenda kunjungan rombongan Gubernur Sulsel di hari kedua, Selasa (17/11) yakni pelepasan produk kemiri ke Hongkong di kecamatan Cempa dan panen raya padi di Kecamatan Mattirosompe.

“Pak Gubernur menghadiri acara pesta panen dan pelepasan perdana ekspor kemiri yang dilaksanakan oleh UKM kami. Ini adalah anak muda yang memplopori. Alhamdulillah mereka bisa berhasil ekspor ke Hongkong, dengan berbagai produk Pinrang lainnya. Setelah dari situ menghadiri pesta panen di daerah Mattirosompe,” kata Bupati Pinrang, Irwan Hamid.

Sebelumnya di hari pertama menghadiri panen raya udang di Jampue dan kemudian kunjungan ke pabrik pengelolaan rumput laut di kecamatan Suppa.

Sebelum kembali ke Makassar, juga akan menyempatkan diri untuk beristirahat dan santap siang bersama rombongan di pusat Kuliner Pantai Ammani Pinrang.(*)