Tags Posts tagged with "Pelajar"

Pelajar

0 133

Jeneponto, humas.sulselprov.go.id – Mobile vaccinator kini bergerak di Kabupaten Jeneponto. Di daerah yang dijuluki Butta Turatea itu, tim vaksinator Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan vaksinasi bagi pelajar tingkat SMA sederajat di Jeneponto.

Vaksinasi yang dilakukan selama sehari itu, pada 21 Oktober 2021 melibatkan 22 sekolah. Menempatkan tujuh titik lokasi vaksinasi dengan target sasaran sebanyak 1.500 pelajar. Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, bekerjasama Dinas Kesehatan Sulsel dan Dinas Pendidikan Sulsel.

Adapun tujuh titik lokasi vaksinasi, yakni di SMKN 4 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMKN 4 Jeneponto, SMKN 5 Jeneponto dan SMAN 13 Jeneponto; lokasi di SMAN 7 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 7 Jeneponto, SMAN 4 Jeneponto dan SMKS Harapan Nusantara; lokasi di SMAN 2 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 2 Jeneponto, SMKN 9 Jeneponto, SMKS Persada Tamalatea dan SMKS Persada Embo; lokasi di SMAN 10 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 10 Jeneponto, SMAN 12 Jeneponto, SMKN 6 Jeneponto, SMAS Al Bahrah dan SMAS PGRI Bontoramba; lokasi di SMAN 5 Jeneponto; lokasi di SMAN 6 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 6 Jeneponto, SMAN 8 Jeneponto dan SMKN 10 Jeneponto; lokasi di SMAN 14 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 14 Jeneponto, SMKN 2 Jeneponto, SMAS Sanur Loka dan SMAS Sanur Kapasa.

Pelaksanaan vaksinasi ini sebagai upaya dalam mendukung Kebut Vaksinasi yang dicanangkan oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Hal ini sebagai salah satu langkah hulu dalam penanganan pandemi Covid-19, guna membangun herd immunity (kekebalan kelompok).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sulsel (Jeneponto-Takalar), Abdul Rahim, mengakui, hadirnya mobile vaccinator sangat membantu percepatan vaksinasi di daerah. Apalagi didukung dengan antusiasme pelajar untuk melakukan vaksinasi.

“Kami telah melaksanakan vaksinasi di tujuh titik dengan sasaran 1.500 pelajar SMA/sederajat di Kabupaten Jeneponto. Para pelajar ini sebelumnya telah mendapatkan persetujuan (izin) dari orangtuanya untuk melakukan vaksinasi,” katanya, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Saat ini, kata dia, masih ditemukan kendala-kendala dalam pemenuhan vaksinasi bagi pelajar berusia diatas 12 tahun. “Kami berharap adanya sosialisasi massif dari pemerintah kabupaten kepada orang tua siswa, pentingnya vaksinasi ini. Karena ada pelajar yang ingin vaksin, namun terkendala izin dari orang tua,” ungkapnya.

Olehnya itu, Rahim meminta pemerintah kabupaten setempat, khususnya kepala sekolah untuk mensosialisasikan pentingnya vaksinasi dan keamanannya kepada orang tua siswa. Sehingga, vaksinasi bisa kembali dilakukan dibantu oleh mobile vaccinator.

“Ada jadwal kembali tim mobile vaccinator dari provinsi untuk bisa melakukan vaksinasi lagi di sini. Target kami di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sulsel untuk wilayah Jeneponto dan Takalar, hingga Desember 2021, bisa mencapai cakupan 70 persen vaksinasi bagi pelajar,” pungkasnya. (*)

0 138

Maros, humas.sulselprov.go.id – Mobile Vaccinator terus bergerak melakukan vaksinasi Covid-19. Hal ini sebagai upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk terus mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 di masyarakat. Tak terkecuali bagi remaja ataupun pelajar yang berusia di atas 12 tahun.

19 Oktober 2021, mobile vaccinator menyasar kelompok pelajar tingkat SMA/sederajat di Kabupaten Maros. Sasarannya sebanyak 1.150 pelajar yang melakukan vaksinasi.

Ada enam titik lokasi pelaksanaan vaksinasi. Yakni SMAN 3 Maros di Jalan Pendidikan Maros Kecamatan Lau sebanyak 300 pelajar, SMAN 6 Maros di Jalan Pendidikan Kecamatan Bontoa sebanyak 150 pelajar; SMAN 9 Maros di Jalan Patene Kecamatan Marusu sebanyak 200 pelajar, SMAN 11 Maros di Pangkasalo Kecamatan Maros Baru sebanyak 150 pelajar, SMAN 12 Maros di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana sebanyak 200 pelajar, dan SMKN 2 Maros Jalan Taman Alam Bantimurung Kecamatan Simbang sebanyak 150 pelajar

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, kerjasama Dinas Kesehatan Sulsel dan Dinas Pendidikan Sulsel.

Kepala Bidang Pembinaan SMA pada Dinas Pendidikan Sulsel, Asqar, mengakui antusiasme pelajar untuk melakukan vaksinasi. Meski begitu, perlunya sosialisasi massif pentingnya vaksinasi bagi pelajar kepada orang tua siswa.

“Alhamdulillah pelajar cukup antusias melakukan vaksinasi. Itu terlihat dari kegiatan vaksinasi yang terus kita lakukan di kabupaten kota, yang menjadi bagian dari upaya kebut vaksinasi yang dicanangkan oleh Bapak Plt Gubernur Sulsel,” katanya, Rabu, 20 Oktober 2021.

Meski demikian, kata Asqar, perlu upaya untuk memberikan pemahaman kepada orang tua siswa, tentang pemberian vaksinasi aman bagi pelajar. Sehingga, orang tua bisa memberikan izin bagi anaknya untuk vaksin.

“Alhamdulillah, sampai saat ini pelaksanaan vaksinasi di kalangan pelajar berjalan lancar dan aman, serta belum ditemukan sesuatu hal kejadian yang tidak diinginkan,” bebernya.

Upaya kebut vaksinasi terus digenjot oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Hal ini guna membangun herd immunity (kekebalan kelompok), sebagai salah satu langkah hulu dalam penanganan pandemi Covid-19.

Andi Sudirman mengatakan, mobile vaccinator terus bergerak ke kelompok masyarakat, termasuk kelompok pelajar. (*)

0 118

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Antusiasme vaksinasi Covid-19 juga terasa bagi kaum pelajar di Sulawesi Selatan (Sulsel). Diketahui, remaja dan anak sekolah menjadi salah satu sasaran dalam vaksinasi Covid-19 Tahap III ini. Dimana pelaksanaan vaksinasi bagi siswa sekolah di atas 12 tahun, atau pelajar yang duduk di bangku SMP dan SMA/sederajat.

Pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar ini mulai dilakukan sejak Juli 2021, serentak di seluruh Indonesia. Data Dinas Kesehatan Sulsel, tertanggal 21 Agustus 2021, jumlah remaja dan anak sekolah yang telah divaksinasi sebanyak 53.966 atau 5,51 persen, dari target 978.890 orang.

Para pelajar mengaku, ingin melakukan vaksinasi Covid-19 sebagai langkah rencana persiapan untuk memasuki tahap Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Pelajar SMAN 7 Makassar, Nisa salah satunya. Ia telah melakukan vaksin 1 saat pelaksanaan Kebut Vaksinasi Sulsel bagi Pelajar SMA dan SMK yang berpusat di SMAN 22 Makassar, Sabtu, 21 Agustus 2021 lalu.

“Saya mau divaksin karena ingin segera kembali belajar tatap muka di sekolah bersama teman-teman,” katanya, Selasa, 24 Agustus 2021.

Ia pun mengapresiasi mudahnya mendapatkan vaksinasi dengan adanya pelayanan Mobile Vaccinator yang merupakan inisiasi Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

“Alhamdulillah, adanya vaksinator keliling (Mobile Vaccinator) dari Pemprov Sulsel yang memudahkan saya dan teman-teman mendapatkan vaksin,” ungkapnya

Tak jauh beda diungkapkan oleh Fikri Fahrezy. Pelajar SMAN 7 Makassar ini menceritakan pengalamannya divaksin.

“Agak sedikit keram dibagian lengan (setelah vaksin) tetapi tidak terlalu berpengaruh. Alhamdulillah adanya vaksinasi keliling dari Pemprov Sulsel yang membantu dan memudahkan kami, sehingga tidak perlu bepergian jauh untuk mendapatkan vaksin,” bebernya.

Terpisah, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersyukur atas antusiasme para pelajar di Sulsel. Ia pun terus mendorong pemberian vaksin pada remaja SMP dan SMA di Sulsel, yang berusia 12-17 tahun. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19.

“Dengan vaksinasi, kita membangun herd immunity,” imbuhnya. (*)

0 24
Makassar, humas.sulselprov.go.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan rilis atas survei yang telah dilakukan untuk angka kemiskinan di Sulsel per...