Tags Posts tagged with "Prof HM Nurdin Abdullah"

Prof HM Nurdin Abdullah

0 159
  • Nurdin Pastikan Diisi Tenaga Kerja Lokal

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan Prof. HM. Nurdin Abdullah mendorong percepatan keputusan untuk mulai membangun kawasan industri baru di Kabupaten Takalar. Kawasan industri baru tersebut akan meraup tenaga kerja baru sekitar 15 ribu orang.

“Nanti akan menghadirkan infrastruktur baru, jalan baru dan tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Kalau bisa industri ini segera diputuskan akan dibangun,” ungkap Prof. HM. Nurdin Abdullah di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (22/5).

Menurut Prof HM Nurdin Abdullah waktu tiga tahun untuk target rampung pembangunan kawasan industri baru tersebut dinilai sangat lama.

“Untuk target rampung pembangunan industri tersebut terlalu lama kalau harus tiga tahun. Waktu tiga tahun tersebut sampai pada finishing semuanya,” kata sosok dengan sejuta karya itu.

Baca Juga : Takalar Akan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Sulsel

Yang lebih penting kata alumnus Unhas Makassar itu, semua penyediaan tenaga kerja sudah disediakan baik di Kabupaten Bantaeng maupun Kota Makassar sendiri.

“Pasti kita akan mengambil tenaga kerja dari sini. Nggak usah ragu kita punya BLK (Balai Latihan Kerja) Bantaeng, BLK Makasaar, jadi ada Akademik Komunitas di Bantaeng ini akan menjadi lembaga untuk kita menyiapkan kita punya tenaga kerja skill dan siap pakai,” jelas mantan Bupati Bantaeng 2008-2018 itu.

Olehnya itu, sejak dirinya dilantik sebagai orang nomor satu di Sulsel, Nurdin sudah sering menyampaikan agar segala hal yang berurusan dengan perizinan dipermudah secara keseluruhan.

“Saya mendorong teman-teman semua tidak memberatkan investasi termasuk perizinan dan beberapa regulasi yang lain. Saya ingin mengatakan hari ini kita masih bicara soal pengangguran, kenapa karena memang pertumbuhan investasi kita itu sangat rendah dengan peluang ini sudah 95 persen mereka investasi dan sudah datang kesekian kali,” urainya. (*)

0 177

Jeneponto, birohumas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengajak Bupati dan seluruh warga Jeneponto untuk menatap masa depan dan meninggalkan persoalan politik. Sebab banyak persoalan pembangunan yang harus diselesaikan secara bersama-sama.

“Sekarang ini tantangan yang kita hadapi adalah persoalan ekonomi. Mari sama-sama kita benahi perekonomian agar masyarakat Jeneponto sejahtera,” kata Gubernur Nurdin Abdullah di Masjid Agung Jeneponto, Selasa (21/5).

Menurut Gubernur Nurdin, proses politik pelaksanaan Pemilu 2019 selama tujuh bulan telah menguras tenaga dan merobek rasa persaudaraan di masyarakat. Setelah KPU memutuskan pemenang, maka proses selanjutnya haruslah tetap berjalan di koridor hukum.

“Politik bukan segalanya, meski tidak ada negara yang bisa berjalan tanpa keputusan politik. Sekarang ini yang terpenting, mari kita semua bergandeng tangan untuk kembali membangun Butta Turatea tercinta ini,” katanya.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Dorong Percepatan Pembangunan di Jeneponto

Persoalan kemiskinan dan lapangan kerja menjadi PR utama. “Padahal bumi kita ini kaya raya. Jeneponto itu memiliki energi yang luar biasa. Listrik tak terbatas karena memiliki Pusat Listrik Tenaga Bayu. Investor pertama datang, pasti tanya, ada listrik atau tidak? Karena listrik tak terbatas, maka seharusnya mereka tak segan masuk Jeneponto. Apalagi lahan juga terhampar luas,” kata Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur Nurdin memberi bantuan Rp 1 miliar untuk merenovasi Masjid Agung Jeneponto yang sempat terendam banjir besar pada awal tahun lalu.

Baca Juga : Nurdin Abdullah Sumbang Rp 1 Miliar untuk Masjid Agung Jeneponto

“Bantuan keuangan daerah dari Provinsi untuk Jeneponto ini sebenarnya justru hak dari daerah. Saya justru berharap Pak Bupati segera mengajukan berbagai program pembangunan agar kami di provinsi bisa support pendanaan,” kata Nurdin Abdullah.

Menurutnya, dia dan Wagub siap mensupport seluruh Bupati dan Wali Kota yang berinisiatif mengajukan program pembangunan bagi kemajuan daerahnya.

Baca Juga : Gubernur Minta Pembebasan Lahan Bendungan Kareloe Jeneponto

“Sebab kami di provinsi tidak punya wilayah. Pemilik wilayah justru para bupati dan wali kota. Oleh sebab itu, mari segera bergandeng tangan untuk membangun seluruh wilayah Sulsel. Lupakan perbedaan politik, saatnya berbuat banyak buat kesejahteraan rakyat,” tutup Nurdin. (*)

0 152

Jeneponto, birohumas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah meminta agar pembebasan lahan untuk pembangunan bendungan Kareloe, di Jeneponto, bisa dipercepat. Jika bisa dilakukan, pembangunan bendungan tersebut akan meraup tenaga kerja yang begitu banyak untuk masyarakat Jeneponto.

“Kareloe itu harus secepatnya dibebaskan lahannya, karena kalau itu dipercepat maka akan membuka lapangan kerja yang begitu banyak,” ungkap Nurdin Abdullah, dalam sambutannya, di Masjid Agung Jeneponto, Selasa (21/5).

Baca Juga : Gubernur Sulsel Dorong Percepatan Pembangunan di Jeneponto

Gubernur Sulsel kedua yang bergelar profesor itu menilai, banyak potensi yang dimiliki Jeneponto yang harus diolah dengan baik. Salah satunya, harus mempercepat pembebasan lahan untuk mewujudkan semua potensi tersebut.

“Kita punya potensi kelautan, potensi pertanian dan kita memiliki potensi garam yang luar biasa di Jeneponto. Jepang punya pabrik garam, tapi tidak punya garam. Makanya kita mau bangun pabriknya, nah ini akan menyerap tenaga kerja lagi. Nanti kita akan melakukan ekspor bahan jadi,” jelas alumni Unhas Makassar itu.

Baca Juga : Nurdin Abdullah Sumbang Rp 1 Miliar untuk Masjid Agung Jeneponto

Pada kesempatan kali ini, ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh kepala daerah di 24 kabupaten kota se-Sulsel untuk terus berinovasi dalam membangun daerah masing-masing.

“Siapapun kepala daerah yang punya inovasi, itulah yang berhak mendapatkan kue yang besar. Makanya kita berharap kepada daerah ini makin kreatif,” pungkasnya. (*)

0 201

Jeneponto, birohumas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah memberikan sumbangan sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan Masjid Agung Kabupaten Jeneponto. Pemberian sumbangan tersebut disampaikan langsung Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, dalam sambutannya di Masjid Agung Jeneponto.

“Menyampaikan terimakasih banyak atas bantuan dari Bapak Gubernur Sulsel sebesar Rp 1 miliar,” ungkap Iksan Iskandar yang disambut tepuk tangan meriah seluruh masyarakat Jeneponto, di Masjid Agung, Selasa (21/5).

Baca Juga : Gubernur Sulsel Dorong Percepatan Pembangunan di Jeneponto

Menurut Iksan Iskandar, Masjid Agung Jeneponto ini sudah lama tidak pernah diberikan bantuan untuk perbaikan. Namun, dengan kehadiran Gubernur Sulsel yang merupakan andalan bagi masyarakat Jeneponto, bisa memberikan berkah.

“Kami mendapatkan informasi, Bapak Gubernur Sulsel juga sudah menyumbang di Maros, Pangkep dan juga di Bantaeng tadi malam,” kata Bupati dua periode itu. (*)

0 197

Jeneponto, birohumas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah memastikan akan melantik Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel defenitif pada tanggal 23 Mei mendatang. Pasca melalui proses yang panjang, akhirnya Abdul Hayat Gani dipastikan bakal mengisi posisi pejabat definitif Sekprov Sulsel setelah melalui seluruh tahapan seleksi terbuka dan ditetapkan Tim Penilai Akhir (TPA).

Penetapan Abdul Hayat Gani sebagai pejabat Sekprov Sulsel dipastikan melalui Surat Keputusan (SK) Presiden Nomor 40/TPA 2019 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya lingkup Pemprov Sulsel, tertanggal 20 Mei. Selanjutnya, Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial (Kemensos) itu akan mulai menjabat setelah dilakukan pelantikan.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Dorong Percepatan Pembangunan di Jeneponto

“Hari Kamis kita jadwalkan untuk pelantikan,” singkat mantan Bupati Bantaeng 2008-2018 itu, saat ditemui di Kabupaten Jeneponto, Selasa (21/5).

Prof Nurdin Abdullah menjelaskan, pada pelantikan itu akan dihadiri cukup banyak undangan, khususnya di lingkup Kementerian Sosial (Kemensos). Termasuk Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Saya lihat satu rombongan kementerian sosial pada datang semua itu. Mulai menterinya, sekjennya, sampai dirjen semua akan hadir,” bebernya. (*)

0 184
  • Pasca Diumumkan KPU sebagai Pemenang Pilpres

Bantaeng, birohumas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah mengucapkan selamat kepada Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden terpilih berdasarkan Keputusan KPU RI dini hari, Selasa (21/5).

“Saya sampaikan selamat kepada calon presiden terpilih Bapak Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden terpilih Bapak KH Ma’ruf Amin,” jelas Nurdin Abdullah di tengah kunjungan kerja ke Bantaeng.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk menghargai dan menghormati keputusan KPU. Sebagai lembaga negara yang diberi kewenangan untuk menyelenggarakan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif.

Olehnya itu Nurdin Abdullah menyampaikan jika ada pihak yang keberatan dan tidak puas dengan Keputusan KPU yang menetapkan Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden Prof KH Ma’ruf Amin sebagai pemenang, Nurdin Abdullah menganjurkan untuk menempuh jalur hukum.

“Kalau ada pihak yang tidak puas dan keberatan, silahkan menggunggat melalui jalur yang diatur Undang-Undang kepada lembaga resmi, MK,” pungkasnya. (*)

0 203
  • Dibangun di Rest Area Bantaeng

Bantaeng, birohumas.sulselprov.go.id – Kehadiran Michi No Eki nama supermarket yang berasal dari Jepang di seluruh Sulawesi Selatan dinilai akan menjawab persoalan-persoalan yang selama ini menjadi keluhan seluruh petani.

Gubernur Sulawesi Selatan Prof. HM. Nurdin Abdullah mengatakan, kerjasama dengan pihak Jepang untuk membangun supermarket yang bernama Michi No Eki ini akan membantu kesulitan masyarakat petani di Sulsel pada umumnya dan masyarakat Bantaeng pada khususnya.

“Kita akan menjawab persoalan-persoalan pada petani. Makanya hari ini hadir dari Kementerian Infrastruktur Jepang dan akan serius mendorong pembangunan Michi No Eki ini,” ungkap Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di Rest Area Bantaeng, Selasa (21/5).

Prof. HM. Nurdin Abdullah menilai, dengan adanya Michi No Eki ini akan menjadi jembatan bagi masyarakat petani untuk menyalurkan semua hasil pertaniannya.

“Ini adalah jembatannya, kita berharap kita bisa memperbaiki semua produk kita,” kata Gubernur yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Baca Juga : Petani Bantaeng Segera Miliki Supermarket Seperti Jepang

Menurut Gubernur, pembangunan supermarket ini akan ikut mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Jepang biasanya membangun SDMnya dulu baru yang lainnya. Dari Bantaeng kita bangun Michi No Eki untuk mengikuti pola kerja dari Jepang,” jelasnya.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pihak Jepang akan mengajak perwakilan dari Sulawesi Selatan untuk melihat secara langsung bagaimana Michi No Eki yang ada di Jepang.

“Kita akan diundang untuk melihat bagaimana Michi No Eki yang ada di Jepang,” bebernya.

Di tempat yang sama Bupati Bantaeng Ilham Azikin mengaku, Rest Area merupakan lokasi pembangunan Supermarket Michi No Eki adalah sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Bantaeng.

Ilham mengatakan, pihaknya senantiasa berharap bimbingan dan arahan mengenai keberadaan Rest Area sekaligus Supermarket Michi No Eki ini untuk memberikan contoh produk dan hasil pertanian di daerah lain.

“Rest area dan supermarket yang menjadi titik kumpul semua orang, itu senantiasa bagi kami di masyarakat Kabupaten Bantaeng. Sekali lagi kami memohon arahan dan bimbingan dari bapak Gubernur Sulsel. Terimakasih banyak atas kehadiran dan sediaannya untuk hadir di rest area,” jelas mantan Ketua KNPI Sulsel itu. (*)

0 161

Bantaeng, birohumas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah mengakui, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, bisa melakukan akselerasi untuk membangun daerah yang pernah dipimpinnya selama 10 tahun itu.

Ia juga merasa bersyukur dirinya digantikan oleh sosok pemimpin muda yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bantaeng.

“Saya percaya beliau lebih gesit untuk membawa Bantaeng lebih baik. Apalagi support Gubernur membawa Bantaeng lebih besar, sehingga tidak ada alasan untuk tidak melakukan akselerasi,” ungkap Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di Masjid Agung Bantaeng, Senin (20/5).

Pada kesempatan itu pula Gubernur Sulsel menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Bantaeng agar terus bersyukur dengan kondisi daerah yang subur ini.

“Saya menitipkan pada kita semua, bahwa kita harus bersyukur dianugrahi sebuah negara paripurna. Saya bilang paripurna karena semua kita punya, apalagi seperti Bantaeng ini daerah sangat subur dengan curah hujan mendukung. Masyarakat juga ulet, tentu Bantaeng Butta Toa tempat orang belajar,” tuturnya. (*)

0 33
Makassar, humas.sulselprov.go.id - Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengajak stakeholder sama-sama mengawal kebijakan prioritas nasional, dalam hal ini proyek kereta api...