Tags Posts tagged with "Sulawesi Selatan"

Sulawesi Selatan

0 157

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman secara simbiolis tim Mobile Vaksinastor di halaman Kantor Gubernur Sulsel. Sebanyak 1.000 nakes akan dikirim secara bertahap ke daerah.

“Pelepasan dalam rangka instruksi Bapak Presiden Jokowi untuk dua hal. Pertama protokol kesehatan dan kedua percepatan akselarasi capaian vaksinasi,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (8/2/2022).

Melalui program Kebut Vaksinasi Sulsel, Sejak 17 Agustus 2021 lalu layanan Mobil Vaccinator hadir dengan 9 unit bus memberikan vaksinasi ke kelompok-kelompok masyarakat sekaligus memberikan edukasi kesehatan.

“Ini pesan bapak Presiden kepada kami, kepada Bapak kapolri, kepada Bapak kejaksaan, kemudian dari TNI semua kita dititipkan pesan kemarin, adalah dua, yang pertama Promotor kesehatan. Sebagai promotor kesehatan di lapangan, sebagai agent untuk perubahan pola prokes. Kedua percepatan vaksinasi,” ujarnya.

Tim yang terdiri dari Pemprov, kampus UMI dan Unismuh dan TNI-Polri menyasar semua area penyebaran termasuk wilayah di kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih banyak atas pencapaian 70 persen. Nakes kita luar biasa,” sebutnya.

Mengirimkan 1.000 nakes ini sebutnya sebagai upaya ”menjemput bola’’ demi ikhtiar melindungi masyarakat. (*)

0 225

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Kementerian Kesehatan RI menyiapkan anggaran senilai Rp 1,2 Triliun untuk pembangunan UPT RS Vertikal Makassar yang akan menjadi pusat penanganan Otak, Jantung dan Kanker. Yang akan dibangun di lahan seluas 6,2 hektar di CPI.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Prof. dr. Abdul Kadir, pada saat berkunjung Kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/2/2022).

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel yang mendukung pembangunan di CPI untuk pembangunan rumah sakit Otak, Jantung, Kanker Terpadu. Total anggaran Rp 1,2 Triliun, untuk tahun ini kita anggarkan Rp 400 Miliar,” ujarnya.

Menurutnya, dipilihnya kota Makassar untuk pembangunan RS bertaraf Internasional dan tiga tower ini dikarenakan lokasi yang strategis untuk wilayah Timur Indonesia. “Karena kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan pintu masuknya Indonesia timur atau hub-nya. Kita harap dengan RS ini akan ada Peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, “Rp 1,2 Trilliun anggaran untuk Pembangunan Tower Building RS Otak Jantung dan Kanker, dengan multiyears yang akan dimulai TA 2022 dengan Standard International. Insya Allah akan segera hadir dengan ditandatanganinya hibah tanah pada hari ini,” ungkapnya.

Apalagi nantinya gedung ini tak hanya untuk penanganan perawatan kesehatan, namun bisa menjadi tempat riset. “Ini juga nantinya akan menjadi Rumah Sakit Riset sehingga akan memiliki nilai peluang pengembangan diri kepada para Nakes lokal,” ucapnya.

“Komitmen dengan Kemenkes RI juga akan mengakomodir 20% Kebutuhan Nakes dari Pemprov sebagai SDM dalam operasional RS,” jelasnya.

“Kita tahu bahwa Sulsel termasuk penyumbang terbesar pada angka kematian Nasional yang sudah sepatutnya memiliki RS Standard International Otak Janjung dan Kanker,” pungkasnya. (*)

0 556

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Sebagai operatoe digital cabin pertama di Indonesia, Bobobox tertarik untuk menghadirkan hotel kapsul di Sulsel.

Hal itu disampaikan oleh CEO Bobobox, Indra Gunawan saat melakukan audiens dengan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Barug Lounge, Kantor Gubernur, Senin (7/2/2022).

“Bobobox sangat berterima kasih kepada Bapak Plt Gubernur yang telah bersedia memberikan waktu untuk mendengarkan aspirasi kami. Bobobox sebagai operator digital cabin pertama di Indonesia tertarik untuk berkolaborasi dengan pemerintah Sulsel untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional di sektor pariwisata,” ungkap Indra Gunawan.

Hal itu, dikarenakan melihat keindahan alam yang dimiliki oleh Provinsi Sulawesi Selatan. “Bobobox percaya Sulsel dengan keindahan alamnya adalah destinasi yang tepat untuk pengembangan beberapa lokasi bobocabin,” katanya.

Ia berharap, dengan kolaborasi tersebut mampu membantu menggerakan geliat ekonomi pariwisata yang lebih baik lagi untuk masyarakat Indonesia. “Melalui bobocabin, kami ingin seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati keindahan alam Sulawesi Selatan yang luar biasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tentu mendukung hal ini. Terlebih ini merupakan karya anak bangsa.

“Yang diharapkan dengan hadirnya hotel kapsul ini, bisa meningkatkan sektor pariwisata di Sulsel,” tuturnya.

Dirinya hanya berpesan, “bagaimana Bobobox bisa membangkitkan ekonomi rakyat, dan bisa mempekerjakan masyarakat sekitar,” pintanya.

Untuk diketahui, Bobobox adalah pengelola jaringan hotel kapsul waralaba di Indonesia yang mengusung desain kapsul minimalis dengan teknologi konektivitas antara ruangan-ruangannya dengan aplikasi seluler menggunakan Internet. (*)

0 164

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penandatanganan Kerjasama bersama Pemerintah Provinsi Maluku tentang pengembangan empat sektor.

Salah satunya dalam sektor kelautan dan perikanan. Kerjasama tersebut yang berlangsung pada acara Forum Bisnis dan Investor yang digelar Pemprov Maluku di Makassar, Sulsel, Sabtu 5 Februari 2022.

Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sulsel, Sulkaf S. Latief menyampaikan, kerjasama tersebut mengenai perjanjian nelayan andon. Adalah nelayan yang melakukan penangkapan ikan di luar daerah asalnya baik secara tetap maupun tidak dalam kurung waktu tertentu. Artinya nelayan Sulsel dapat melakukan penangkapan di wilayah Maluku, serta sebaliknya.

“Iye nelayan Andon artinya nelayan sulsel atau Maluku dapat melakukan penangkapan diluar wilayahnya dengan memenuhi aturan yang ada,” jelas Sulkaf, Minggu (6/2/2022).

Atas kerjasama itu, para nelayan mengaku bersyukur dan menyambut baik kerjasama kedua daerah tersebut.

Salah satunya diungkapkan oleh Ketua Aliansi Nelayan Patorani, Rizal dg Sewang menuturkan, “kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Gubernur Sulawesi Selatan, bapak Andi Sudirman Sulaiman yang telah berhasil bekerjasama dengan Gubernur maluku demi kesejahteraan kami para nelayan,” katanya.

Menurutnya, perjuangan Plt Gubernur Sulawesi selatan merupakan bukti nyata kepedulian dan dukungan tanpa batas untuk mempercepat kesejahteraan nelayan.

“Kerja sama ini menjadi kepastian hukum sekaligus memberikan perlindungan bagi seluruh nelayan, termasuk kami dari Nelayan patorani yang akan memasuki wilayah maluku,” ujarnya.

Dia menambahkan, kerjasama ini menjadi penanda terbukanya akses wilayah yang semakin luas bagi kami sebagai nelayan patorani untuk mencari sumber tangkapan ikan sebagai mata pencaharian di perairan maluku.

“Kami seluruh nelayan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan mendoakan semoga Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mendapatkan berkah berlimpah dan senantiasa dalam lindungan Allah Subahanahu Wa Ta’ala, Aamiin,” tambahnya. (*)

0 251

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Upaya kebut vaksinasi terus digaungkan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Hal ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulsel untuk membangun herd immunity (kekebalan kelompok). Sebagai salah satu langkah dalam mencegah penyebaran virus corona.

Capaian vaksinasi bagi pelajar tingkat SMA, SMK, dan SLB Negeri maupun swasta yang menjadi kewenangan Pemprov Sulsel memperlihatkan angka yang tinggi. Bahkan telah melewati 90% dari total seluruh pelajar SMA/sederajat di Sulsel.

Dari data Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, per tanggal 3 Februari 2022, cakupan vaksinasi dosis 1 telah mencapai lebih dari 324 ribu pelajar atau 90,80% dari total 357 ribu pelajar. Sementara dosis 2, cakupan vaksinasi sudah mencapai lebih dari 271 ribu atau 75,95%.

Sedangkan untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) pada SMA, SMK, dan SLB Negeri maupun swasta yang menjadi kewenangan Pemprov Sulsel turut memperlihatkan peningkatan yang baik. Dosis 1 vaksinasi telah mencapai lebih dari 32 ribu atau 93,22% dari total 35 ribu PTK. Sementara dosis2 telah mencatat 31 ribu atau 87,78%.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Imran Jausi menyampaikan, Dinas Pendidikan dibantu dengan Dinas Kesehatan terus melakukan upaya percepatan cakupan vaksinasi bagi pelajar maupun pendidik dan tenaga kependidikan pada SMA/Sederajat.

“Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan percepatan pembelajaran tatap muka yang saat ini sudah lama dilakukan. Olehnya ktu kita dorong percepatan vaksinasi bagi pelajar serta pendidik dan tenaga kependidikan,” katanya, Sabtu (5/2/2022). (*)

0 417

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Upaya Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dalam pengembangan UMKM mendapat pujian dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin. Ia mengapresiasi berbagai upaya pemerintah daerah di wilayah Sulsel dalam memajukan UMKM.

Andi Sudirman senantiasa berupaya dalam peningkatan dan pengembangan UMKM. Misalnya peningkatan kualitas produk melalui konsultasi kemasan produk bagi UMKM, fasilitasi sertifikasi produk, pendidikan dan pelatihan untuk peningkatan SDM bagi UMKM.

Terlebih lagi UMKM di Sulsel mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan, pada tahun 2019 tercatat lebih dari 940 ribu unit usaha, kemudian menjadi sekitar 1,2 juta pada 2020, dan meningkat lagi jumlahnya menjadi 1,5 juta unit usaha pada 2021.

“Saya melihat potret UMKM di Provinsi Sulsel ini sangat menggembirakan,” puji Wapres saat memimpin Rapat Sosialisasi Mall Pelayanan Publik dan Pemberdayaan UMKM di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (31/1/2022).

“Saya melihat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan cukup baik karena itu saya minta terus ditingkatkan pelayanannya dan pemberdayaannya (kepada UMKM). Di antaranya (yang dilakukan) memberikan fasilitasi peningkatan kualitas produk melalui konsultasi kemasan produk UMKM, sertifikasi produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan pendaftaran produk UMKM, serta melaksanakan pelatihan vokasi untuk pengembangan SDM UMKM,” sebutnya.

Sulsel, kata Wapres, dikenal sebagai salah satu sentra andalan berbagai komoditas. Baik pertanian dan perkebunan, dan komoditas lainnya. Adapun rincian unit usaha UMKM Provinsi Sulsel yakni 570 ribu unit pada sektor ekonomi pertanian, 450 ribu unit pada sektor perdagangan, 290 ribu unit pada sektor jasa.

Ia pun meminta agar Pemerintah Daerah senantiasa dalam memberikan fasilitasi bagi UMKM. “Ini dari hulu ke hilir. Pendampingan dari SDM-nya, kemasan, legalitas, permodalan, dan promosi. Serta bisa difasilitasi sampai di ekspor sampai di mancanegara. Ini saya kira produk kita sekarang, sudah mulai banyak diekspor. Kita dorong supaya kualitasnya lebih baik,” jelasnya.

“Saya optimis, (pengembangan dan pemberdayaan) UMKM kalau kita terus bekerjasama, pasti akan berhasil. Saya lihat ada kemauan keras di Sulsel,” akunya.

Wapres didampingi Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyempatkan meninjau pameran UMKM yang berada pada lantai 1 Kantor Gubernur Sulsel. Adapun UMKM yang ditampilkan berupa UMKM Chalodo dari Luwu Utara dengan produk permen coklat; UMKM kerajinan atap konjo dari Bulukumba berupa produknperalatan rumah tangga dari daun lontar; UMKM pengrajin perak borong dari Makassar dengan produk kerajinan perak; UMKM Kop. Sutera Sengkang dari Wajo dengan produk kain tenun sutera; dan UMKM CV. Coconut Internasional Indonesia dengan produk Teh Nipah, sanrego herbal, briket dan gula tala. (*)

0 456

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin bakal melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan pada Senin besok (31/1/2022). Rencananya orang nomor dua di Indonesia itu akan melakukan Rapat Sosialisasi Mall Pelayanan Publik dan Pemberdayaan UMKM dan serangkaian kegiatan lainnya.

Rapat tersebut akan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Selain itu, rencananya Wapres didampingi Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman akan meninjau UKM yang dipamekan di Lobby Kantor Gubernur Sulsel.

Adapun UKM yang ditampilkan berupa UKM Callodo dari Luwu Utara dengan produk permen coklat; UKM kerajinan atap konjo dari Bulukumba berupa produknperalatan rumah tangga dari daun lontar; UKM pengrajin perak borong dari Makassar dengan produk kerajinan perak; UKM Kop. Sutera Sengkang dari Wajo dengan produk kain tenun sutera; dan UKM CV. Coconut Internasional Indonesia dengan produk Teh Nipah, sanrego herbal, briket dan gula tala.

Di Sulsel, UMKM pada Tahun 2021 sebanyak 1.565.134 unit usaha, meningkat sebesar 24 % dari Tahun 2020 yaitu sebanyak 1.262.952 unit usaha. Pemprov Sulsel terus berupaya dalam program pemberdayaan UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Abdul Malik menyampaikan, “bapak Plt Gubernur selalu berupaya dalam peningkatan dan pengembangan UMKM diantaranya peningkatan kualitas produk melalui konsultasi kemasan produk bagi UMKM, fasilitasi sertifikasi produk, pendidikan dan pelatihan untuk peningkatan SDM bagi UMKM,” jelasnya.

Diharapkan dengan kedatangan Wapres, mampu memberikan dorongan untuk peningkatan dan pengembangan UMKM.

Sementara itu, dalam Pemprov Sulsel juga telah memiliki layanan Mal Pelayanan Publik (MPP). Hadirnya ini untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan pada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Serta meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha atau ease of doing business (EODB) di Sulsel.

Dalam menghadirkan Mal Pelayanan Publik ini dengan pendekatan sistem digital yang dapat memangkas biaya. Dengan memanfaatkan aset fisik yang sudah ada, hadirnya MPP ini dengan efisiensi anggaran dari perencanaan Rp 40 Miliar menjadi Rp 400 juta lebih. MPP ini melayani 321 jenis perizinan dan non-perizinan dari 23 sektor OPD teknis. (*)

0 219

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya untuk menghadirkan fasilitas yang layak bagi masyarakat, khususnya dalam bidang transportasi.

Setelah pembangunan jalur kereta api Makassar-Parepare yang saat ini masih dalam progres pengerjaan, dan juga menghadirkan Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata oleh Teman Bus, kini Pemerintah Provinsi akan menghadirkan layanan transportasi publik modern terintegrasi Mass Rapid Transit (MRT) di Kota Makassar.

Layanan kereta cepat MRT menjadi salah satu layanan yang akan dihadirkan Pemerintah Provinsi dalam rangka mengatasi kemacetan di wilayah integrasi Mamminasata yang akan bekerjasama dengan PT MRT Jakarta.

Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan, rencana kerjasama tersebut menjadi pembahasan dalam pertemuannya bersama Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, di Makassar, Sabtu (29/1/2022).

“Alhamdulillah, Kita sudah ketemu dengan Dirut PT MRT Jakarta Bapak William Sabandar. Insya Allah PT MRT segera siapkan MoU dan ‘Facilibilty Study’nya,” ucapnya.

Menurutnya, fasilitas transportasi publik ini akan membantu pemerintah dalam mengurai kemacetan di Makassar, terkhusus di kawasan Mamminasata.

Mengingat, kata Andi Sudirman, Makassar merupakan salah satu kota besar di luar Pulau Jawa dan menjadi hub untuk Kawasan Indonesia Timur. Sehingga, tingginya tingkat aktivitas di wilayah Mamminasata menjadi potensi terjadinya kemacetan.

“Makanya, kehadiran MRT nanti dapat menjadi solusi untuk mengurai kemacetan. Sekaligus juga bisa menjadi transportasi yang dapat mendukung pariwisata di Sulawesi Selatan,” terangnya.

Beberapa titik transit, kata Andi Sudirman, ditawarkan kepada PT MRT, yakni, bandara, pelabuhan, kantor gubernur, dan juga kawasan Jalan Metro Tanjung, khususnya di Center Point of Indonesia.

“MRT ini adalah transportasi massal terintegrasi. Ada beberapa kita tawarkan untuk lokasi transit, seperti bandara, pelabuhan, kantor gubernur, dan CPI dan sekitarnya, termasuk ke Barombong. MRT ini juga akan mendukung integrasi kereta api Makassar-Parepare,” jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, MRT juga menjadi salah satu jenis transportasi yang diharapkan masyarakat. “Itu berarti masyarakat kita juga sadar akan kebutuhan transportasi yang lebih nyaman dan lebih modern,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar menjelaskan, penjajakan kerjasama transportasi modern terintegrasi ini tidak lain salah satunya untuk mengatasi kemacetan di Kota Makassar, khususnya di kawasan Mamminasata. Terlebih lagi, Makassar merupakan salah satu kota besar diluar Pulau Jawa.

“MRT ini adalah sistem transportasi publik yang terintegrasi. Kita sudah mampu mengatasi kemacetan di Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Makassar ini kan kota besar, jadi sudah harus didesain transportasi publiknya dari sekarang untuk bisa mengatasi kemacetan disini,” ucapnya.

Menurutnya, kehadiran MRT di Makassar khususnya di kawasan terintegrasi Mamminasata juga akan mendukung program inisiatif pemerintah pusat, yakni jalur kereta api Makassar-Parepare. (*)

0 481

Makassar, humas.sulselprov.go.id – Sejumlah Tokoh Lintas Agama Sulawesi Selatan berdeklarasi untuk mendukung Penanganan Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan dan percepatan cakupan vaksinasi (kebut vaksinasi) di Sulawesi Selatan.

Deklarasi tersebut disampaikan dalam agenda Pertemuan Tokoh Lintas Agama, di Hotel Remcy, Makassar, Kamis (27/1/2022). Adapun yang menyatakan sikap yakni dari Forum Kerukunan Umat Beragama Sulsel, Forum Kemanusiaan Lintas Agama Sulsel, Majelis Ulama Indonesia Sulsel, Persekutuan Gereja Indonesia Sulsel, Kongres Wali Gereja Indonesia Sulsel, Parisada Hindu Darma Indonesia Sulsel, Persatuan Umat Budha Indonesia Sulsel, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Sulsel, Dewan Masjid Indonesia Sulsel, PW NU Sulsel, PW Muhammadiyah Sulsel, PW Aisyiyah Sulsel, PW Muslimat NU Sulsel, Badan Kontak Majelis Taklim Sulsel, Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Sulsel.

Hadir dalam kegiatan itu Anggota TGUPP Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr Arman Bausat yang memberikan pemahaman tentang pentingnya vaksinasi Covid-19. Yang dipandu moderator oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel, Husni Tamrin.

Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Sulawesi Selatan, Ferdy Sutono menjelaskan, dengan upaya para tokoh agama mendeklarasikan diri untuk mendukung Pemerintah Provinsi diharapkan dapat membantu pemerintah melakukan pemulihan dan pembangunan di segala bidang.

“Kami mendukung dan siap berkolaborasi, bekerja sama dengan Pemprov dan unsur terkait lainnya dalam upaya mempercepat tercapainya program vaksinasi secara menyeluruh, yang pada gilirannya mempercepat berakhirnya pandemi Covid-19. Sehingga program pembangunan di segala bidang dapat pulih lancar kembali,” katanya.

Hal serupa disampaikan dari Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sulsel, DR KH Hamzah Harun Al-Rasyid. Menurutnya, dukungan Tokoh Lintas agama dalam pernyataan deklarasi itu adalah sebuah wujud apresiasi yang sangat tinggi terhadap keseriusan Pemprov mengatasi pandemi covid-19 dan juga upaya mengebut vaksinasi.

“Seperti dimaklumi bahwa vaksinasi adalah pilar yang sangat penting dan harus kita tuntaskan dalam rangka untuk menciptakan pertahanan masyarakat dari bahaya pandemi Covid-19 ini,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap dengan dukungan dari seluruh tokoh agama dapat mempercepat upaya kebut vaksinasi Covid-19.

“Alhamdulillah, dengan bersama, insya Allah kita bisa kebut vaksinasi untuk membentuk herd immunity (kekebalan kelompok,” pungkasnya. (*)

0 142

Enrekang, humas.sulselprov.go.id – Distribusi pembagian hadiah untuk Program Vaksinasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi-Selatan terus berkanjut ke kabupaten/kota di Sulsel.

Hadiah yang dibagikan, berupa 1 unit mobil, 30 unit sepeda motor, 300 unit sepeda dan 300 unit handphone. Pengundian dilakukan 31 Desember 2021 lalu.

Di antara pemenang tersebut, berasal dari Kabupaten Enrekang, menyampaikan rasa terima kasihnya atas hadiah dari program tersebut yang diinisiasi oleh Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

“Yang terhormat Gubernur Sulawesi-Selatan, saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas hadiah yang diberikan kepada saya, hadiah vaksin,” kata Daing, Selasa, 26 Januari 2022.

Ia pun mengajak warga lainnya di Kabupaten Enrekang yang juga dikenal dengan sebutan Bumi Masserempulu untuk ikut vaksinasi.

“Saya mewakili Kabupaten Enrekang, Tana Masserempulu, ayo Masserempulu vaksin, ayo vaksin,” sebut pria 46 tahun ini yang berprofesi sebagai petani.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel, Husni Tamrin menyampaikan, bahwa hadiah hingga saat ini terus didistribusikan.

“Hadiah terus kami distribusikan kepada para pemenang, memastikan hadiah sampai ke pemenang dengan melakukan verifikasi untuk selanjutnya diserahkan,” jelasnya, Rabu, 26 Januari 2022.

Lanjutnya, untuk pemenang yang belum mengambil hadianya dapat mengambil di Dinas Kesehatan Sulsel.

Adapun berdasarkan data terkahir dari Komisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) tertanggal 24 Januari 2022, cakupan vaksinasi Sulsel telah mencapai 77,68 persen atau 5.482.477 persen untuk dosis 1 dan untuk dosis 2 sebesar 48,96 persen atau sebesar 3.455.931 orang. (*)

0 241
Luwu, humas.sulselprov.go.id - Musibah banjir melanda Kabupaten Luwu, Senin, 14 Maret 2022 sekitar pukul 17.30 Wita. Banjir ini diakibatkan hujan deras yang berlangsung lama....